Ini Data Rumah Sakit Indonesia yang Rawat Pasien Diduga Corona


Selasa, 28 Januari 2020 - 11:56:51 WIB
Ini Data Rumah Sakit Indonesia yang Rawat Pasien Diduga Corona Virus Corona kini menyerang Wuhan China dan bisa menyebar ke Indonesia. Waspada!

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM  - Virus corona terus menyebar ke berbagai penjuru dunia. Indonesia bukan termasuk negara yang terjangkit virus mematikan ini. Namun, sejumlah rumah sakit di Indonesia sudah merawat pasien yang diduga terjangkit corona.
Hingga saat ini tercatat virus corona atau 2019-nCoV sudah menyebar di 14 negara. Negara-negara tersebut yakni China, Jepang, Prancis, Australia, Amerika Serikat, Kanada, Nepal, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Taiwan, dan Vietnam. Indonesia termasuk yang beruntung, karena belum ada pasien positif corona.

Kendati demikian sejumlah rumah sakit sudah siap merawat para pasien yang diduga terjangkit virus corona. Pemerintah juga telah menunjuk 100 rumah sakit dalam upaya penanganan virus ini dengan standar operasional yang benar.

"Yang penting adalah standar operasional prosedur yang ada, baik di pintu-pintu masuk negara kita dilakukan dengan benar. Yang kedua, semua rumah sakit yang sudah ditunjuk, ada 100 rumah sakit itu siap dengan SOP yang benar," kata Menteri Kesehatan Terawan usai rapat koordinasi terkait virus corona di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Soal pembiayaan pasien corona dan kaitannya dengan jaminan BPJS, Terawan mengaku tak ambil pusing soal itu. Baginya, yang terpenting saat ini adalah penyelamatan. "Saya ndak pikirkan itu. Administrasi tidak usah dipikir. Yang paling penting adalah kita menyelamatkan semuanya supaya jangan sampai menjadi wabah. Administrasi tidak ada lah ya. Nomor satu adalah kesiapsiagaan kita semua," ujarnya.

Berikut ini adalah daftar beberapa rumah sakit yang merawat pasien terduga corona:

1. DKI Jakarta

Wisma BRI 2 di Jl Jend Sudirman Jakarta Selatan sempat mendadak gempar pada Kamis (23/1/2020). Karyawan Huawei di gedung tersebut dikabarkan positif terinfeksi Virus Corona. Belakangan terungkap cuma radang tenggorokan.

Di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, mengeluarkan surat keterangan hasil uji laboratorium terkait terduga pasien virus Corona. Tertulis bahwa pasien negatif menderita penyakit tersebut. Pasien itu merupakan warga negara Indonesia yang baru melakukan perjalanan dari China.


2. Bandung

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengisolasi dua orang yang dicurigai mengalami gejala virus corona. Keduanya punya riwayat berkunjung ke negara terdeteksi wabah virus corona.

"Pasien pertama ini pria WN China HG (35) bekerja di Bandung dan satunya lagi HA (24) WNI laki-laki, warga Dago. WN China ini rujukan dari RS Cahya Kawaluyaan dan HA dari RS Borromeus," kata Dirut RSHS Bandung Nina Susana Dewi kepada wartawan di RSHS Bandung, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Senin (27/1/2020).

Ia menuturkan HG yang merupakan pegawai PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ini dirujuk dari RS Cahya Kawaluyaan pada Minggu (26/1) dengan diagnosa mengalami inspeksi pernafasan atas akut. Pasien juga mengeluhkan panas badan, nyeri tenggorokan. "Pasien baru pulang dari China (Xinhua) 12 Januari lalu. Pasien mengeluhkan demam, nyeri tenggorokan," menambahkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Penanganan Infeksi Khusus RSHS Bandung, Anggraeni Alam mengatakan sudah mengambil spesimen dahak dari tenggorokan dan hidung kedua pasien. Sampel dahak itu akan diuji di laboratorium Litbangkes RI.

"Kita ambil sampel standar WHO. Kita sudah akan mengirim ke Litbangkes. Waktunya tidak cepat, jadi menunggu paling lama 2 harian. Virus ini baru jadi memang butuh waktu lama," kata Anggraeni.


3. Manado

Tujuh penumpang pesawat Lion Air JT 2742 rute Changsha-Manado sempat dibawa ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Ketujuh penumpang diperiksa karena diduga terjangkit virus corona. Namun akhirnya mereka diperbolehkan pulang karena hasil pemeriksaan menyatakan negatif.

Ada juga seorang penerjemah turis China diisolasi di RS Kandouw Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Dia ikut penerbangan dengan rute Guangzhou-Manado dengan maskapai Lion Air. Namun penerjemah itu negatif Virus Corona.

4. Surabaya

RSU dr Soetomo Surabaya mengisolasi seorang WNA asal China terkait Virus Corona. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan, meskipun status pasien dinyatakan tidak ada indikasi suspect virus tersebut.

Pasien tersebut sebelumnya dari China dan ke Surabaya pada tanggal 5 Januari. Namun setelah seminggu kemudian ia mengalami batuk dan pilek. Atas inisiatif pasien, kemudian memeriksakan dan berobat sendiri ke rumah sakit.

Ada lagi 12 mahasiswi asal Jatim di Wuhan, China, diisolasi. Mereka tengah mengambil beasiswa Bahasa Mandarin di Central China Normal University (CCNU), Wuhan. Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan 12 mahasiswi asal Jatim di Wuhan, China berada di lokasi aman.

"Seluruh mahasiswa asal Indonesia, termasuk dari Jatim berada di Asrama. Mereka dalam kondisi aman meskipun untuk saat ini mereka belum bisa meninggalkan Wuhan karena transportasi dari dan ke Wuhan ditutup untuk sementara waktu," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Minggu (26/1/2020).

5. Cirebon

Di Cirebon juga ada pasien yang di duga terjangkit virus corona. Yakni seorang pasien berinisial S (44) warga Kecamatan Waled Cirebon. Saat ini pasien tengah mendapat perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Waled Cirebon.

"Benar tadi jam 10.00 WIB pasien dirawat. Ini baru diduga ya," kata Wadir Pelayanan RSUD Waled Cirebon Dwi Sudarni saat ditemui detikcom di ruangannya, Senin (27/1/2020).

Dwi mengatakan saat ini pasien yang dicurigai terkena virus corona itu masih dirawat di ruang isolasi RSUD Waled. Dwi menceritakan pasien yang diduga terinfeksi itu mengalami demam tinggi dan sesak nafas setelah pulang dari Taiwan.

Pasien sempat menjalani perawatan di dokter umum, namun kondisinya tak kunjung membaik. Informasi yang tersebar di medsos, pasien dicurigai virus corona ini bekerja seagai buruh migran di Taiwan. Namun, Dwi membantah kabar tersebut.

Dwi mengaku pihaknya sudah mengobservasi kondisi pasien. Saat ini kondisi pasien masih stabil. Pihak RSUD masih menungu hasil uji laboratorium terkait dugaan infeksi virus corona terhadap pasien tersebut.

6. Purwokerto

Tim Penyelidikan Epidemiologi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap merujuk Warga Negara Asing (WNA) asal China berinisial LS (29) ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. LS mengalami gejala demam, pilek, batuk, dan lemas.

Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, Pramesti Griana Dewi, mengatakan jika perempuan ini merupakan anak dari Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang bekerja di PLTU Karangkandri Cilacap. Pihaknya belum bisa memastikan gejala yang diderita oleh LS.

"Untuk memastikannya, kami merujuk ke Rumah Sakit Margono Purwokerto, kami sudah berkoordinasi dengan pihak sana, dan Senin sore akan dibawa," kata Pramesti kepada wartawan, Senin (27/1/2020).

Menurut dia, pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dilakukan pada Senin siang kemarin. Karena berdasarkan riwayat perjalanan, TKA PLTU Cilacap cuti pulang ke Wuhan, China pada 28 Desember 2019.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM