Penggiat Politik : ASN Daftar ke Parpol Sudah Pelanggaran


Selasa, 28 Januari 2020 - 13:06:39 WIB
Penggiat Politik : ASN Daftar ke Parpol Sudah Pelanggaran Salah satu alat peraga citra diri pasangan calon yang diduga masih berstatus ASN aktif, terpampang di salah satu kawasan permukiman di kawasan Kabupaten Pasaman yang tersebar di group media sosial. Foto/dok Istimewa

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Penggiat politik dari Komunitas Relawan Arpirasi Rakyat (RAR) Pasaman, Dasri Mossad, menilai oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah melalui jalur partai politik patut diduga sudah melanggar kode etik sebagai aparat negara.

"Hal tersebut dapat dilihat dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/71/M.SM.00.00/2017 tentang Pelaksanaan Netralitas bagi ASN pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2018, Pemilihan Legislatif tahun 2019, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019," kata dia, di Lubuksikaping, Selasa(28/1/2020).

Dalam huruf C poin I, jelasnya, berdasarkan Pasal 11 huruf c Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 menyatakan bahwa dalam hal etika terhadap diri sendiri, ASN wajib menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok ataupun golongan.

Dengan demikian, lanjutnya, ASN dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan pada salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam tindakan politik praktis atau berafiliasi dengan partai politik.

"Misalnya, melakukan pendekatan terhadap partai politik terhadap rencana pengusulan dirinya atau orang lain sebagai bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah," ujarnya.

Selain itu, tambahnya, mereka dilarang memasang spanduk atau baliho yang mempromosikan dirinya atau orang lain sebagai bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah. Melihat pasal ini, mereka yang berstatus ASN yang secara terang-terangan mempromosikan diri sebagai calon kepala daerah diduga sudah melakukan pelanggaran etik.

"Saya rasa jika atasan langsung atau pejabat yang berwenang tidak bereaksi menegur atau memberi sanksi tegas atas tindakan para oknum tersebut, maka patut diduga sudah terjadi tindakan melanggar regulasi yang dilakukan secara terstruktur dan bersama-sama," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Pasaman, Rini Juita MA, menjelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Perundangan Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang telah diatur mekanisme dan persyaratan bagi ASN atau anggota TNI yang akan ikut serta dalam Pilkada Serentak 2020.

"Pada Pasal 7 ayat (2) huruf t menyatakan, bahwa Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan tertentu dalam kaitannya sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Pegawai Negeri Sipil serta Kepala Desa atau sebutan lain," jelasnya.

Melihat pasal tersebut, lanjutnya, ada dua hal yang wajib diketahui, Pertama harus menyatakan secara tertulis pengunduran diri dan Kedua, pengunduran diri dilakukan sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta pemilihan.

"Terkait adanya dugaan pelanggaran yang terjadi, yang berhak memberikan sanksi salah satunya adalah pihak Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atau pejabat berwenang sebagaimana dalam undang - undang dan peraturan tentang ASN, karena status mereka masih belum ditetapkan menjadi calon kepala daerah oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU)," kata dia.

Pantauan HarianHaluan.com, sejumlah oknum ASN terpantau turut serta mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik untuk diusung sebagai pasangan calon kepala daerah pada ajang Pilkada Serentak 2020.

Para oknum ASN tersebut juga terlihat memasang alat peraga citra diri sebagai tanda keinginan untuk ikutserta dalam pemilihan kali ini, melalui jalur dukungan partai politik atau gabungan partai politik. (h/rully firmansyah)

Reporter : Rully /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 26 Juli 2016 - 04:31:24 WIB

    Wabup Apresiasi Semangat Penggiat Wisata Sumbar

    Wabup Apresiasi Semangat Penggiat Wisata Sumbar Arosuka, Haluan — Pemerintah Kabupaten Solok mengapresiasi antusias para penggiat wisata Sumbar yang ingin ikut serta memajukan potensi wisata daerah itu agar lebih dikenal di mata dunia. Karena untuk memajukan wisata di da.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]