Miris..,Kapal Milik Pelindo I 'Ngoplos' BBM, Erick Thohir Marah!


Selasa, 28 Januari 2020 - 13:23:59 WIB
Miris..,Kapal Milik Pelindo I 'Ngoplos' BBM, Erick Thohir Marah! ilustrasi

JAKARTA,HARIANHALUAN.COMTB SEI DELI III merupakan kapal milik Pelindo I yang berada di bawah pengawasan Kementerian BUMN melakukan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) pada hari Minggu (19/01/2020) pukul 22.45 WIB di perairan Pulau Nipah tak jauh darin perbatasan dengan Singapura.

Tim patroli Bea Cukai Kepulauan Riau berhasil melakukan penindakan terhadap kapal TB. SEI DELI III,  Minggu (19/01/2020) pukul 22.45 WIB. 

Menteri BUMN Erick Thohir pada Selasa ini (28/1/2020) marah besar dan mengakui sudah  mengetahui pengoplosan BBM tersebut.

"Sudah [mengetahui]. Tunggu dari Menteri Keuangan arahannya apa, ceritanya gimana. Saya nggak mau salah nanti," kata Erick.

Ia mengetahui hal ini langsung dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui sambungan telepon. Erick akan menunggu lebih jauh tindakan apa yang akan diambil mengetahui hal tersebut.

"Ibu Sri Mulyani telepon saya langsung. Ya kita tunggu," terang Erick.

Sebelumnya, pihak Bea Cukai  menyatakan, dari hasil penelitian, diketahui bahwa TB. SEI DELI III melakukan pengisian BBM di dermaga UTRACO (Batu Ampar, Batam) sebanyak 32 Ton. Kemudian, TB. SEI DELI III bertolak menuju perairan Pulau Nipah dan melakukan pemindahan BBM berupa solar ke TB. CELEBES, TB. MALILI dan TB. CRYSTAL ACTEON.

"Meskipun TB. SEI DELI III telah menyampaikan outward manifes kepada Kantor Bea Cukai Batam, namun dalam manifes tersebut diberitahukan NIHIL," jelas Bea Cukai.

Di samping itu, kapal tunda tersebut yang seharusnya berfungsi sebagai sarana bantu pemanduan untuk kegiatan mendorong, menarik, menggandeng, mengawal, dan membantu kapal yang berolah-gerak di alur pelayaran, daerah labuh jangkar dan kolam pelabuhan diduga telah dialihfungsikan menjadi kapal untuk mengangkut solar dari Kawasan Bebas Batam ke kapal tunda lainnya di TLDDP.

"Tidak hanya itu, berdasarkan data di Bea Cukai Batam juga tidak ditemukan adanya penyerahan dokumen PPFTZ-01 atas pengeluaran barang tersebut, di mana setiap pengeluaran barang asal Kawasan Bebas ke TLDDP wajib memberitahukan dengan dokumen PPFTZ-01 dan melunasi pajak pertambahan nilai (PPN)."

Hingga kini, Bea Cukai Batam dengan berkoordinasi bersama Bea Cukai Kepulauan Riau masih terus melakukan penelitian untuk mendalami dugaan pengeluaran barang tanpa pemenuhan kewajiban kepabeanan tersebut dengan melakukan permintaan keterangan dari pihak-pihak terkait. *

 Sumber : CNBCI /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]