Disebut Mendampingi Turis China, Bupati Pessel: Kalau Saya Ada, Pasti Saya Tolak!


Rabu, 29 Januari 2020 - 19:20:09 WIB
Disebut Mendampingi Turis China, Bupati Pessel: Kalau Saya Ada, Pasti Saya Tolak! Bupati Pessel, Hendra Joni bersama Ustad Irfianda Abidin dan Ustad Jel Fathullah.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Bupati Pesisir Selatan, Hendra Joni kaget bukan kepalang saat mendapatkan informasi bahwa dirinya ikut mendampingi 150 turis China yang mengunjungi kawasan Mandeh pada Selasa (28/1) kemarin. Dia bahkan tak mengetahui masalah tersebut karena baru pulang dari umroh. 

"Saya kaget saat mendapatkan informasi tersebut. Kapan lah saya mendampingi turis China itu, ini saja saya baru pulang dari umrah," kata Hendra Joni kepada sejumlah wartawan, Rabu (29/1) sore. 

Dia mengatakan, terkait adanya pemberitaan bahwa ada Pemkab Pessel memberikan izin bahkan ikut mendampingi itu juga bohong. Begitu juga dengan status di media sosial yang menyebutkan jelas-jelas jika Hendra Joni ikut mengawal dan mendampingi para turis China tersebut. 

"Jadi terkait adanya pemberitaan yang mencatut namanya dan khususnya Pemkab Pessel, itu tidak benar. Untuk masalah di media sosial, saya berencana akan membuat laporan tentang hal itu," tegasnya.

Namun, bukan berarti siapapun turis yang datang ke Pessel tidak diberi izin, kata Hendra Joni, karena visi Pemkab Pessel, kawasan Mandeh merupakan corong wisata di Sumbar jadi siapapun boleh menikmatinya. "Kita tidak anti dengan wisatawan, asalkan jelas prosedurnya dan tidak merugikan masyarakat," tutupnya. 

Sementara itu, Forum Masyarakat Minang (FMM) yang digawangi oleh Ustad Jel Fathullah dan Ustad Irfianda Abidin yang hadir dalam pertemuan tersebut sangat mengapresiasi tindakan dari Bupati Pessel ini. Sebab, dia berani mengambil tindakan tegas saat permasalahan krusial terjadi di daerahnya. 

"Kita juga baru mengetahui jika Bupati tidak ada di lokasi saat kejadian itu. Beliau ternyata pergi umrah dan pulang pada Rabu sore ini. Makanya, kita apresiasi pak Bupati karena berani mengatakan kebenaran," kata Jel Fathullah.

Sebelumnya, meski mendapat penolakan di Bukittinggi dan Tanah Datar, para wisatawan asal China, tetap akan berwisata ke kawasan Mandeh, di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar). Hal ini dibenarkan Kepala Bidang Pariwisata dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan, Yohendro Nasti.

Yohendro memahami pro dan kontra di tengah masyarakat akan kedatangan wisatawan China tersebut. Namun, dia memastikan untuk di Kabupaten Pesisir Selatan tidak ada aksi penolakan. Yohendro memahami agenda kunjungan ini bertepatan dengan maraknya isu virus corona yang berasal dari wisatawan yang akan datang. 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan ada dampak positif dari dampak kunjungan wisatawan itu. Ia mengungkapkan, dinas kesehatan akan siaga di lokasi yang dikunjungi wisatawan. Pemerintah Kabupaten terus melakukan imbauan di setiap puskesmas akan bahaya virus corona. (*)

 Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]