Jepang Sudah Evakuasi Warganya dari Wuhan, Indonesia Kapan?


Rabu, 29 Januari 2020 - 23:10:29 WIB
Jepang Sudah Evakuasi Warganya dari Wuhan,  Indonesia Kapan? Pesawat All Nippon Airways (ANA)  yang membawa  pulang 206 warga negara Jepang dari Wuhan mendarat di bandara Haneda, Tokyo, Rabu petang (29/1). (IJI Press/EPA)


TOKYO,HARIANHALUAN.COM-Pesawat All Nippon Airways (ANA)  yang membawa  pulang 206 warga negara Jepang dari Wuhan China, pusat wabah virus Corona,  mendarat dengan mulus di bandara Haneda, Tokyo, Rabu petang (29/1).

Seorang pejabat kementerian kesehatan kepada AFP menyatakan, sekitar 206 orang  penumpang yang dievakuasi dari Wuhan  itu juga tidak akan dikarantina sesampainya di Jepang. Mereka hanya akan diminta mengisi kuisioner medis dan memberikan nomor kontak.

"Kami juga meminta semua penumpang agar tidak mendekati kerumunan untuk sementara waktu setelah sampai di Jepang, meski mereka tidak demam," kata pejabat itu.

Para penumpang yang tinggal dekat Tokyo,  dipersilahkan pulang ke rumah. Sedangkan yang rumahnya jauh akan diinapkan di hotel untuk sementara waktu.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengatakan pada Selasa (28/1) bahwa warga negara Jepang yang berharap bisa pulang ke Tanah Air berjumlah 650 orang dan pemerintah sedang menyiapkan penerbangan tambahan.

Perdana Menteri Shinzo Abe menekankan pemerintah akan mempertimbangkan semua langkah yang memungkinkan guna membawa pulang seluruh warga negara itu yang ingin kembali ke Jepang. Proses evakusi itu akan disertai sejumlah tenaga medis guna memantau para penumpang selama penerbangan.

Sementara itu, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok Cabang Wuhan,  telah  meminta bantuan Pemerintah Indonesia  untuk segera mengevakuasi para pelajar dan juga mahasiswa keluar dari Wuhan. 

Mereka Menanti

Sementara itu, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok Cabang Wuhan,  telah  meminta bantuan Pemerintah Indonesia  untuk segera mengevakuasi para pelajar dan juga mahasiswa keluar dari Wuhan. 
Ketua PPIT Wuhan Nur Musyafak menyatakan kondisi  mereka di sana sudah sulit.

"Kami minta bantuan mengeluarkan teman-teman dari Wuhan dan mengecek kesehatan mereka," ujar Nur saat dihubungi  melalui pesan singkatnya seperti dikutip dari republika.co.id.

Tak hanya itu, Nur juga mengungkap psikologi para pelajar dan mahasiswa sudah mulai terganggu karena derasnya informasi mengenai penyebaran virus Corona, baik di Wuhan maupun wilayah lainnya. *

 Sumber : Republika /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]