Data Terbaru! 7.711 Terinveksi, Virus Corona Telah Bunuh 170 Orang di China


Kamis, 30 Januari 2020 - 10:58:20 WIB
Data Terbaru!   7.711 Terinveksi, Virus Corona Telah Bunuh 170 Orang di China Pasien Terinfeksi Virus Corona di China (Xiong Qi/Xinhua via AP)


BEIJING,HARIANHALUAN.COM-Amuk wabah virus korona kian menjadi jadi di China. Seiring semakin banyaknya infeksi yang telah dikonfirmasi, jumlah korban meninggal dunia akibat virus korona  dalam tempo sehari,  kembali bertambah sebanyak 38 orang.

Seperti diwartakan CNBC, data terbaru total kematian akibat virus korona menjadi 170 orang per Kamis pagi (30/1/2020).

Sementara itu, jumlah korban terjangkit virus ini sudah mencapai 7.711 kasus, bertambah sebanyak 1.737 kasus baru dalam sehari.

Sejumlah negara telah mengevakuasi warganya dari Kota Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei yang telah diisolasi.  Tapi ada juga Negara yang masih  dalam rencana mengevakuasi warganya, seperti Indonesia.

Banyak negara telah melarang kunjungan pendatang dari China dan mengeluarkan peringatan bagi warganya yang berencana melakukan perjalanan ke Negeri Tirai Bambu.

Setidaknya ada dua negara baru, yakni Uni Emirat Arab dan Finlandia, yang menemukan kasus positif corona di negaranya. Sehingga  totalnya menjadi 8 negara lain, termasuk Amerika Serikat (AS), Kanada, Australia, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Berikut daftar lengkap sejumlah negara yang sudah mengumumkan kasus corona di negaranya:

Thailand: 14 kasus
Singapura: 10 kasus
Taiwan: 8 kasus
Jepang: 7 kasus
Malaysia: 7 kasus
Australia: 7 kasus
AS: 5 kasus
Prancis: 5 kasus
Korea Selatan: 4 kasus
Vietnam: 2 kasus
Kanada: 2 kasus
Kamboja: 1 kasus
Nepal: 1 kasus
Sri Lanka: 1 kasus
Uni Emirat Arab: 1 kasus
Jerman: 1 kasus
Finlandia: 1 kasus.(*)

 Sumber : CNBCIndonesia.com /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]