Indonesia Baru Rencana, Sejumlah Negara Evakuasi Mahasiswa Terperangkap di Wuhan China


Kamis, 30 Januari 2020 - 14:13:44 WIB
Indonesia Baru Rencana, Sejumlah Negara Evakuasi  Mahasiswa Terperangkap di Wuhan China Bus keluar dari Bandara membawa mahasiswa Jepang setelah dievakuasidari Yuhan, China. Pesawat All Nippon Airways (ANA). Rabu petang (29/1). (IJI Press/EPA),

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Sejumlah negara telah  melaksanakan, dan sedang melaksanakan evakuasi terhadap warga negara  yang terperangkap isolasiakibat wabah virus corona di kota Wuhan, China. Indonesia juga sedang merencanakan hal serupa.


 Seperti dilaporkan AFP,  Pesawat All Nippon Airways (ANA)  yang membawa  pulang 206 warga negaranya dari Wuhan China, pusat wabah virus Corona,  mendarat dengan  di bandara Haneda, Tokyo, Rabu petang (29/1).

Seorang pejabat kementerian kesehatan kepada AFP menyatakan, sesampai di Jepang sekitar 206 orang  penumpang yang dievakuasi dari Wuhan  itu tidak akan dikarantina.  Mereka hanya akan diminta mengisi kuisioner medis dan memberikan nomor kontak.

"Kami juga meminta semua penumpang agar tidak mendekati kerumunan untuk sementara waktu setelah sampai di Jepang, meski mereka tidak demam," kata pejabat itu.

Para penumpang yang tinggal dekat Tokyo,  dipersilahkan pulang ke rumah. Sedangkan yang rumahnya jauh akan diinapkan di hotel untuk sementara waktu.

Sebelumnya, Amerika Serikat, Perancais dan Jerman, dan Pemerintah Korea Selatan  mengirimkan pesawat untuk mengevakuasi warganya keluar dari Wuhan, China pada Kamis (30/1). 

Wakil Menteri Kesehatan Korea Selatan, Kim Gang-lip mengatakan evakuasi warga dari kota pusat penyebaran virus corona merupakan tugas dasar pemerintah.

"Adalah tugas dasar pemerintah untuk menjaga warga yang berada dalam kondisi terisolasi dan berada di bawah ketakutan penyakit yang parah, "kata Gang-lip di Seoul, Rabu (29/1).

Sementara itu, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok Cabang Wuhan,  telah  meminta bantuan Pemerintah Indonesia  untuk segera mengevakuasi para pelajar dan juga mahasiswa keluar dari Wuhan. 
Ketua PPIT Wuhan Nur Musyafak menyatakan kondisi  mereka di sana sudah sulit.

"Kami minta bantuan mengeluarkan teman-teman dari Wuhan dan mengecek kesehatan mereka," ujar Nur.

Tak hanya itu, Nur juga mengungkap psikologi para pelajar dan mahasiswa sudah mulai terganggu karena derasnya informasi mengenai penyebaran virus Corona, baik di Wuhan maupun wilayah lainnya. *

 Sumber : CNBCIndonesia.com /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]