KPU Bukittinggi Gelar Seleksi Tertulis Calon PPK


Kamis, 30 Januari 2020 - 18:16:53 WIB
KPU Bukittinggi Gelar Seleksi Tertulis Calon PPK Calon anggota PKK Kota Bukittinggi, mengikuti ujian tertulis di aula Balaikota Bukitinggi, Kamis (30/1). Gatot.

BUKITTINGGI, HARIAN HALUAN.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi, menyelenggarakan ujian tertulis bagi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK), untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Ujian tertulis itu diselenggarakan di aula Balaikota Bukitinggi, Kamis (30/1).

Ketua KPU Kota Bukittinggi Heldo Aura mengatakan, ujian tertulis seleksi calon anggota PPK ini  dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Ujian tertulis yang diselenggarakan merupakan bagian dari proses seleksi dan  perekrutan calon anggota PPK.

Khusus untuk Bukittinggi,  ujian tertulis seleksi  PPK  diikuti oleh 118  orang calon anggota PPK dari tiga kecamatan yang ada di Bukittinggi. Sebelumnya peserta yang mendaftar untuk calon anggota PPK ini mencapai 142 orang. Namun  setelah dilakukan seleksi administrasi, hanya 118 orang yang berhak mengikuti ujian tertulis tertulis tersebut.

Dari hasil ujian tertulis ini ujar Heldo,  nantinya peserta yang lolos  sepuluh besar dari masing-masing kecamatan, atau 30 orang calon anggota PPK  akan mengikuti seleksi wawancara pada 8 Februari 2020.

 “Bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi, akan dilantik pada  29 Februari 2020, dan mereka mulai bekerja pada 1 Maret 2020. Untuk Bukittinggi sendiri,  ada 15 orang anggota PPK se- Bukittinggi yang kita rekrut dari 3 kecamatan yang ada. Nantinya, masing masing kecamatan  ada 5 orang anggota PPK,” ungkap Heldo.

Menurutnya, untuk soal  ujian tertulis dibuat oleh Komisioner KPU. Materi seleksi tertulis meliputi pengetahuan tentang pemilihan yang mencakup tugas, wewenang dan kewajiban PPK, penelitian syarat dukungan calon perseorangan, pemutakhiran data pemilih, teknis pemungutan suara dan  penghitungan perolehan suara, pengetahuan kewilayahan, kode etik dan integritas penyelenggara pemilu.

Ia juga mengakui, bahwa tantangan PPK kedepan sangat berat. Jika dilihat dari pengalaman Pemilu 2019,  ada beberapa kendala yang terjadi. Pertama, banyak penyelenggara pemilu yang kena sanksi terkait kode etik karena kurangnya integritas.

Kedua, SDM penyelenggara Pemilu yang tidak profesional dan tidak paham manajemen tata kelola pemilu. Selain itu,  dari pengalaman pemilu 2019 terjadi banyaknya berita hoaks yang menjadi tantangan penyelenggaraan pemilu. Ketiga masalah politik identitas.

“Kita  berharap calon PPK yang  terpilih  adalah figur yang punya prestasi dan bisa bersaing memperebutkan suara pemilih.  KPU Bukittinggi juga berharap  penyelenggaraan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi dapat  berjalan lebih baik, lancar, dan optimal. Sehingga Pilkada yang dilaksanakan adalah Pilkada yang demokratis, bermartabat dan berintegritas,” tukas Heldo Aura. (h/tot)

Reporter : RUDI GATOT /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]