Duh..! Jokowi Disebut Nyinyir oleh Pakar Ekspresi


Kamis, 30 Januari 2020 - 19:15:44 WIB
Duh..! Jokowi Disebut Nyinyir oleh Pakar Ekspresi Presiden Joko Widodo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut-nyebut nama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dalam acara Imlek Nasional. Jokowi juga sempat menyinggung absennya Komut PT Pertamina itu. Ekspresi Jokowi saat melontarkan ucapan itu dinilai mengandung kenyinyiran.

Pakar ekspresi Handoko Gani mencoba menganalisis ekspresi Jokowi saat menyebut nama Ahok. Handoko merupakan satu-satunya trainer Interview dan Analisis Perilaku (Human Lie Detector) dari latar belakang sipil yang memiliki otoritas penggunaan alat layered voice analysis (LVA). Berdasarkan analisis dengan alat LVA, ekspresi Jokowi mengandung kenyinyiran.

"Bapak Jokowi nyinyir namun juga kecewa. Terlihat ada 2 alis mata yang naik (FACS AU 1+3E) dan bibir dengan gerakan FACS AU 12D + L14C + AU17C," kata Handoko kepada wartawan, Kamis (30/1/2020).


Selain itu, Handoko menemukan unsur kesedihan dalam ekspresi wajah Jokowi. Hal ini bisa dilihat dari gerak mata dan bibir Jokowi.

"Sebelum itu, terlihat ekspresi alis mata yang dominan di ujung atau atas pangkal hidung (AU 1B + 3D) dengan kondisi mata nutup lihat ke arah bawah. Dengan bibir yang turun (AU 12C + 15B). Ini menunjukkan ekspresi sedih," ujarnya.

Handoko menduga penonton pun paham akan sindiran Jokowi untuk Ahok. Selain itu, menurutnya, Jokowi ingin menegaskan bahwa perannya soal posisi Ahok di PT Pertamina besar.

"Dan kita juga melihat reaksi penonton (para pejabat) yang duduk di samping Pak Jokowi. Mereka pun tahu itu sindiran ke Ahok. Setelah jadi Komut Pertamina kok nggak dateng," jelas Handoko.

"Note itu adalah bahwa peran Pak Jokowi besar dalam menentukan Ahok jadi Komut. Bahwa Pak Jokowi orang yang sangat setia kawan dan menolong teman," imbuhnya.

Sebelumnya, Jokowi beberapa kali menyebut nama Ahok dalam acara Imlek Nasional di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/1). Jokowi pertama-tama menyapa Nathania Purnama, yang merupakan putri Ahok, serta Veronica Tan. Kemudian, Jokowi menyinggung soal Ahok yang tidak ada di acara itu.

"Teman baik saya, Pak Ahok. Tapi nggak dateng, setelah jadi Komut Pertamina nggak dateng," ujar Jokowi sambil geleng-geleng kepala sembari tersenyum.

Jokowi juga menyinggung kembali nama Ahok ketika bertemu dengan salah seorang peserta bernama Ang-Joko. Jokowi menyebut wajah yang bersangkutan mirip Ahok. Jokowi sempat mengecek e-KTP milik Joko untuk membuktikan nama asli Joko.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 24 Februari 2020 - 20:15:55 WIB

    Duh..! Seluruh Pejabat Negara 'Kena Getah' Gara-gara Pernyataan Hamil Saat Renang

    Duh..! Seluruh Pejabat Negara 'Kena Getah' Gara-gara Pernyataan Hamil Saat Renang JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, meminta kepada seluruh pejabat negara berhati-hati dalam menyampaikan pendapat. Hal ini terkait pernyataan Komisioner Komnas Perlindungan Anak I.
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 12:14:27 WIB

    Waduh..! Prabowo Menggerutu Disebut Menteri Terbaik

    Waduh..! Prabowo Menggerutu Disebut Menteri Terbaik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menggerutu saat mendapat predikat sebagai menteri terbaik. Ajudan pribadinya, Dhani Wirianata menceritakan alasan Prabowo menggerutu..
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 08:43:53 WIB

    Waduh..! Jakarta Waspada Banjir Pagi Ini, Semua Pintu Air Siaga III

    Waduh..! Jakarta Waspada Banjir Pagi Ini, Semua Pintu Air Siaga III JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Hujan yang mengguyur Kota Jakarta dan sekitarnya mulai Sabtu (22/2/2020) dini hari menyebabkan ketinggian air di sejumlah pintu air meningkat hingga berstatus siaga tiga banjir atau level waspada..
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 23:29:19 WIB

    Duh..! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi

    Duh..! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)   menghentikan 36 penyelidikan kasus dugaan korupsi. Pertimbangannya antara lain lamanya waktu penyelidikan hingga tidak cukupnya bukti permulaan..
  • Selasa, 18 Februari 2020 - 14:50:12 WIB

    Duh..! Begini Ancaman Sri Mulyani untuk BPJS Kesehatan

    Duh..! Begini Ancaman Sri Mulyani untuk BPJS Kesehatan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengancam akan menarik kembali suntikan modal ke BPJS Kesehatan jika Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan dibatalkan. Perpres itu memutuskan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]