Seperti Dongeng, China Bikin Rumah Sakit Corona Dalam 2 Hari


Kamis, 30 Januari 2020 - 20:40:39 WIB
Seperti Dongeng, China Bikin Rumah Sakit Corona Dalam 2 Hari Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - China membangun rumah sakit untuk corona cuma 2 hari, dua lainnya dibangun dalam seminggu. Insinyur dunia pun ramai mengomentari, gedungnya aman atau tidak.

China mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk mengatasi virus corona di China. Rumah sakit khusus dibikin dalam 2 hari, dan masih ada 2 rumah sakit lain akan selesai pekan depan.

Ibarat proyek Roro Jongrang, sebuah rumah sakit dikebut selesai dalam 2 hari di Huanggang, 75 km dari Wuhan. Untungnya, tidak perlu membangun dari nol. Pemerintah China memanfaatkan gedung kosong untuk dijadikan rumah sakit darurat.

Dabie Mountain Regional Medical Centre -nama resminya- ini punya kapasitas 1.000 tempat tidur. Pasien pertama virus corona sudah masuk pada pukul 22.30 waktu setempat pada Selasa 28 Januari 2020.

Dilansir dari beberapa media internasional seperti Daily Mail dan Metro Inggris, dua rumah sakit lain, sungguhan dibuat dari nol di Kota Wuhan. Rumah sakit yang pertama adalah Huoshenshan Hospital yang berarti Dewa Api di Caidan, sebelah barat Wuhan. Luasnya 27 ribu meter persegi.

4 Kontraktor dikerahkan untuk membuat rumah sakit dengan kapasitas 1.000 tempat tidur dan harus selesai pada 3 Februari 2020 dan bisa menerima pasien. Artinya, butuh waktu seminggu untuk menyelesaikan rumah sakit ini.

Satu lagi adalah Leishanshan Hospital yang berarti Dewa Petir, dibangun di daerah Jianxhia, Wuhan selatan. Akan ada 2 gedung dengan total 1.500 tempat tidur dan menampung 2.000 petugas medis.

Luas area untuk RS Leishanshan mencapai 30 ribu meter persegi. Rumah sakit keempat rencananya dibikin di Kota Zhenzhou di Provinsi Henan.

Skenario ala Roro Jongrang ini pernah dilakukan China ketika wabah SARS tahun 2003. Saat itu mereka membuat rumah sakit dalam waktu seminggu di Beijing dan beroperasi selama 2 bulan.

Media pemerintah China melakukan broadcast dan bahkan live streaming dimana netizen bisa melihat langsung bagaimana proses pembangunan rumah sakit untuk pasien virus corona baru ini secara realtime. Buldozer, insinyur dan pekerja bangunan berjibaku membuat rumah sakit.

Proyek kebut ini menjadi perhatian para insinyur dan arsitek dunia. Bangunan yang biasanya dikerjakan setahun, ini cuma dikerjakan 2 hari sampai 1 minggu. Apakah struktur bangunannya aman?

Scott Rawling arsitek dari firma HOK mengatakan dari sisi ilmu arsitektur dan teknik sipil, yang dibuat China sebenarnya bukan sebuah rumah sakit normal. Sebenarnya ini adalah pusat gawat darurat untuk menangani wabah penyakit masal.

"Saya ragu kalau yang sedang dibikin di Wuhan adalah rumah sakit permanen dan bukan layanan full service juga," kata Scott kepada Quartz.

Rumah sakit di Wuhan dibikin berdasarkan blue print dari RS Xiaotangshan. Ini adalah rumah sakit yang dibikin dalam waktu seminggu dengan 1.000 tempat tidur ketika wabah SARS tahun 2003.

Co-founder Knippers Helbig dari Jerman dan juga insinyur teknik, Thorsten Helbig juga mengomentari proyek Roro Jonggrang di China ini. Menurutnya bangunannya aman, tapi tidak bisa berkelanjutan.

Dengan material pra cetak dan modul-modul konstruksi, pembangunan bisa cepat selesai seperti merakit lego. Namun konsumsi energinya akan sangat boros dan perawatannya susah karena dibikin dengan persiapan sangat singkat.

Helbig mengatakan RS Xiaotangshan di Beijing diam-diam juga sudah ditinggalkan setelah wabah SARS selesai. China.org memberitakan rumah sakit ini ibarat perahu Nabi Nuh, untuk menyelamatkan orang sebanyak mungkin, tapi memang bukan untuk dijadikan rumah sakit permanen.

Gedungnya masih ada, tapi tidak dipergunakan lagi. Bisa jadi jika wabah virus corona ini berhasil diatasi, 4 rumah sakit yang dibikin ala proyek Roro Jongrang ini juga akan menyudahi fungsinya.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]