Remas-remas WNA Jerman, Buruh Cuci Karpet di Bukittinggi Dihajar Massa


Kamis, 30 Januari 2020 - 22:50:14 WIB
Remas-remas WNA Jerman, Buruh Cuci Karpet di Bukittinggi Dihajar Massa Tersangka cabul terhadap WNA Jerman pingsan saat press rilis di Polres Bukittinggi.

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Seorang wisatawan asal Jerman berinisial LS menjadi korban cabul seorang pemuda berinisial RSA (25), warga Lubuak Sao Kecamatan Tanjung Sani, Kabupaten Agam.

Tindakan bejat tersangka terhadap bule ini dilakukan di dekat SDS Mashitah tanah Jua, Kecamatan Guguak Panjang Bukittinggi, Kamis (30/1) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso membenarkan bahwa tim Kobra telah mengamankan RSA yang diduga telah melakukan perbuatan asusila alias cabul terhadap seorang wisatawan asal Jerman.

Saat itu, korban sedang berjalan-jalan sendirian. Tersangka pun terpicu hasratnya karena melihat korban yang cukup cantik dan timbul niat untuk menggagahi korban.

"Melihat korban berjalan sendirian itu, timbul hasrat tersangka ini untuk berbuat jahat,"ujar Iman Pribadi Santoso didampingi oleh Wakapolres Kompol Sumintak dan KBO Reskrim Iptu Anidar.

Menurut Kapolres, dalam aksinya tersangka sempat meremas-remas dada korban dan mengeluarkan alat vitalnya serta mengosok-gosokan ke punggung korban.

Melihat perbuatan tersangka, korban berusaha melepaskan diri dan berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan korban langsung mengepung tersangka dan memberitahukan Polres Bukittinggi.

"Tim Kobra yang kebetulan sedang patroli setelah mendapatkan laporan dari warga langsung mendatangi TKP dan berhasil mengamankan tersangka.Setelah diperiksa, ternyata tersangka juga residivis," ungkapnya.

Pelaku dijerat pasal 289 KUHPidana tentang pencabulan dengan ancaman hukuman diatas 9 tahun penjara. Ketika dihadirkan di depan wartawan, tersangka sempat terjatuh pingsan sehingga harus mendapat perawatan dari petugas kesehatan Polres Bukittinggi.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Septianto mengatakan, aksi tersangka ini terbilang nekat. Bahkan, dia pun sempat dihajar massa sebelum diserahkan ke polisi.

"Informasinya begitu. Tersangka ini adalah buruh cuci karpet. Dia ditangkap massa lalu dihajar dan diserahkan kepada polisi. Saat ini, kasus tersebut ditangani Polres Bukittinggi. (*)

Reporter : Yursil Masri /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]