Ganja Bisa Diekspor, Pak Mendag?


Jumat, 31 Januari 2020 - 00:53:48 WIB
Ganja Bisa Diekspor, Pak Mendag? Menteri Perdagangan Agus Suparmanto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -  Anggota Komisi VI DPR dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rafli, mengusulkan ganja bisa dijadikan komoditas ekspor. Usulan itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi VI DPR dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto, Kamis (30/1/2020).

Apa kata Mendag? Bisakah ganja diekspor? Agus tidak tegas mengatakan apakah ganja bisa diekspor atau tidak karena perlu melihat aturan terlebih dahulu.

Apalagi, ganja masuk dalam golongan narkotika

"Itu kan baru bahas usulan dari pembahasan. Jadi nanti teknisnya akan kita lihat aturan yang ada. Otomatis, selama ini itu kan tidak diperbolehkan," kata Agus di Gedung DPR, Kamis (30/1/2020).

Yang jelas, Agus menegaskan ganja memang tidak bisa diperjualbelikan.

"Jadi nanti kita lihat ke depannya bagaimana, kepentingannya untuk apa gitu? Karena itu tidak bisa diperjualkan secara bebas," jelas Agus.

Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR, Rafli, mengusulkan ganja bisa menjadi komoditas ekspor. Politikus PKS dari daerah pemilihan Aceh itu awalnya bicara soal koordinasi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar hasil pertanian daerah dijamin bisa dipasarkan.

Hal ini disampaikan Rafli saat rapat kerja dengan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto membahas perjanjian dagang ASEAN dengan Jepang.

"Saya mau bicara bagaimana ini ditata kembali, Kementan dan Kemendag integrasikan secara konsep agar hasil pertanian itu harus ada jaminan bisa dipasarkan. Perjanjian ini salah satu potensinya," kata Rafli dalam rapat Komisi VI DPR.

Salah satu yang dipaparkan Rafli dalam pernyataannya adalah ganja. Tanaman ini menurutnya bisa digunakan sebagai obat. Terlebih lagi ganja bisa tumbuh mudah di Aceh.

"Misalnya, ganja ini. Entah untuk kebutuhan farmasi atau apa aja jangan kaku lah kita harus dinamis. Ganja ini tumbuhnya mudah di Aceh. Saya rasa ini ganja harus jadi komoditas ekspor bagus," kata Rafli. (h/dtk)

 Sumber : detikNews /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 26 April 2020 - 22:05:29 WIB

    Wah! Jokowi dan Tiga Menteri Diganjar Rapor Merah

    Wah! Jokowi dan Tiga Menteri Diganjar Rapor Merah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Lembaga riset dan juga kumpulan ekonom yang masih sangat kritis sampai saat ini, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) lewat Indef Datalyst Center, menggelar riset dan hasilnya.
  • Selasa, 14 April 2020 - 11:28:22 WIB

    Ganjar Telepon Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Gara-Gara...

    Ganjar Telepon Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Gara-Gara... JATENG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dirinya banyak menerima laporan bahwa warga Jawa Tengah yang berada di perantauan belum mendapatkan bantuan sosial. Padahal, warga lain yang asli Jakar.
  • Rabu, 25 Maret 2020 - 18:09:28 WIB

    Gubernur Ganjar Kaget Bantuan APD dari China Ternyata Made In Indonesia

    Gubernur Ganjar Kaget Bantuan APD dari China Ternyata Made In Indonesia SEMARANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mendapat bantuan 10 ribu alat pelindung diri (APD) yang datang dari China. Menariknya bantuan APD berupa baju coverall itu tertulis made In Indonesia alias.
  • Senin, 24 Februari 2020 - 13:37:54 WIB

    Survei Membuktikan! Elektabilitas Risma dan Ganjar Kalah dari Anies Baswedan

    Survei Membuktikan!  Elektabilitas Risma dan Ganjar Kalah dari Anies Baswedan JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Hasil survei Indo Barometer menyatakan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan unggul diantara sejumlah kepala daerah lain seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Surabaya.
  • Jumat, 31 Januari 2020 - 15:08:26 WIB

    PKS Usul Ekspor Ganja, PPP: Itu Bertentangan dengan Islam

    PKS Usul Ekspor Ganja, PPP: Itu Bertentangan dengan Islam JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi menjelaskan menjadikan ganja sebagai komoditas ekspor bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam. Hal itu disampaikan Awiek, sapaan karibnya, menyinggung .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]