Kivlan Zen Mengaku Dipukul Dokter, Direktur Utama RS Adhyaksa Membatahnya


Jumat, 31 Januari 2020 - 21:01:15 WIB
Kivlan Zen Mengaku Dipukul Dokter, Direktur Utama RS Adhyaksa Membatahnya Warga menyalami Kivlan Zen jelang sidang lanjutan di PN Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons pengakuan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen soal penganiayaan yang dialaminya yaitu berupa pemukulan oleh dokter dari RS Adhyaksa (RS milik Kejagung) pada September 2019. Kala itu, Kivlan tengah menjalani pemeriksaan medis.

Direktur Utama RS Adhyaksa, Dokter Diah Eko Judihartanti, membantah pernyataan Kivlan tersebut. Menurut dia, apa yang disampaikan purnawirawan TNI itu tidak benar. Diah pun membeberkan kronologi peristiwa yang menurutnya sesuai dengan fakta yang terjadi.

Kejadian itu bermula saat RS Adhyaksa menerima permintaan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta untuk memeriksa Kivlan. Kemudian, pihak rumah sakit mengirimkan tim kesehatan untuk memeriksa Kivlan di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur.

“Petugas tim kesehatan yang hadir di Rutan Guntur melakukan pemeriksaan untuk ketahui apakah yang bersangkutan (Kivlan) perlu dirujuk ke rumah sakit,” kata Diah di kantor Puspenkum Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020).

Dari hasil pemeriksaan tim dokter, tak ada kondisi yang mengkhawatirkan pada Kivlan sehingga harus dirujuk ke rumah sakit. “Saat itu juga, hasil kesehatan kami terangkan kepada yang bersangkutan (Kivlan) dan kejadian berikutnya, surat keterangan itu direbut, diambil dari tangan dokter yang menerangkan pemeriksaan itu,” kata Diah.

Selanjutnya dokter yang bertugas memeriksa mencoba mengambil kembali kertas hasil catatan pemeriksaan tersebut. “Itulah kondisi yang dapat kami sampaikan. Faktanya begitu dan tak ada kejadian seperti yang diberitakan (pemukulan),” ujarnya.

Sebelumnya, beredar video yang diunggah akun YouTube Tazkiyah Media. Dalam video itu, Kivlan mengaku dipukul dokter dari rumah sakit kejaksaan (RS Adhyaksa) sampai jatuh tersungkur.


“Saya mau berobat bulan Agustus-September, saya enggak dikasih berobat. Sama dokternya kejaksaan saya dipukul dan terjatuh saya. Namanya Dokter Wennas dari Rumah Sakit Kejaksaan Jakarta Timur (RS Adhyaksa). Saya dipukul,” ujar Kivlan sebelum sidang putusan, Rabu (29/1/2020) lalu.

Tak hanya perlakuan kasar, mantan kepala staf Kostrad itu juga membeberkan ulah nakal sang jaksa. Dia sempat didatangi jaksa dan digoda untuk mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya. Kivlan marah dan geram dengan sikap jaksa itu.

“Saya digoda jaksa kalau mengaku maka hukumannya ringan. Saya juga diminta untuk mencabut pengacara saya bernama Tonin (Tonin Tachta) yang berjuang melawan ketidakadilan. Katanya kalau pakai Tonin hukumannya jadi berat,” ucap Kivlan.(*)
 

 Sumber : iNews.id /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 14 Januari 2020 - 15:08:19 WIB

    Bantah Dakwaan JPU, Kivlan Zen: Saya Telah Dikriminalisasi!

    Bantah Dakwaan JPU,  Kivlan Zen: Saya Telah Dikriminalisasi! JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Kivlan Zen  membacakan langsung eksepsi atau nota keberatan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Raya, Jakarta, Selasa (14/1/2020)..
  • Senin, 16 Desember 2019 - 12:53:55 WIB

    Kivlan Zen Kini Jadi Tahanan Rumah

    Kivlan Zen Kini Jadi Tahanan Rumah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Terdakwa kasus kepemilikan senjata api ilegal, Kivlan Zen kini bebas dari Rutan Polda Metro Jaya. Purnawirawan TNI itu kini menjadi tahanan rumah dari Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat..
  • Rabu, 20 November 2019 - 01:14:16 WIB

    Kivlan Gugat Wiranto, Mediasi Gagal, Sidang Berlanjut

    Kivlan Gugat Wiranto, Mediasi Gagal, Sidang Berlanjut JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Mediasi mantan Kepala Staf Kostrad TNI Mayjen (Purn) Kivlan Zen dengan Wiranto dan Jaksa Agung gagal dan tak menemui titik terang. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pun melanjutkan gu.
  • Kamis, 20 Juni 2019 - 17:27:28 WIB

    Kasus Senpi Ilegal dan Dugaan Makar, Kivlan Zen Ajukan Praperadilan

    Kasus Senpi Ilegal dan Dugaan Makar, Kivlan Zen Ajukan Praperadilan JAKARTA,HARIAN HALUAN.COM-Menilai ada pelanggaran prosedur yang dilakukan penyidik dalam proses penetapan tersangka hingga proses penahanannya, Kivlan Zen   mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selata.
  • Rabu, 12 Juni 2019 - 00:30:32 WIB

    Pengacara Kivlan Zein: Justru Kliennya yang Terancam Dibunuh

    Pengacara Kivlan Zein: Justru Kliennya yang  Terancam Dibunuh JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Keterangan para tersangka yang mengaitkan Mayor Jenderal (Purnawirawan) Kivlan Zen tentang perencanaan pembunuhan tokoh nasional, dibantah Muhammad Yutri kuasa hukum Kivlan Zen..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]