Turis China Sudah Dipulangkan, Ombudsman Minta Pemerintah Sumbar Tetap Waspada


Jumat, 31 Januari 2020 - 22:13:30 WIB
Turis China Sudah Dipulangkan, Ombudsman Minta Pemerintah Sumbar Tetap Waspada Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumbar, Yefri Heriani ketika berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Jumat (31/1/2020).

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Rombongan turis asal Kumning, China yang berlibur di Sumbar telah dipulangkan ke negara mereka. Kendati demikian, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumbar, Yefri Heriani meminta pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan virus mematikan itu.

"Pemerintah tetap harus meningkatkan kewaspadaan, memetakan potensi pintu masuk penularan, yang kemungkinan tidak hanya melalui Bandara atau Pelabuhan, tapi juga mungkin ada yang masuk lewat darat," ucap Yefri ketika berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Jumat (31/1/2020).

Menurut Yefri, pemerintah perlu mengupayakan pencegahan penularan dan punya seperangkat prosedur kesiapsiagaan. Saat ini, Ombudsman mengapresiasi Dinas Kesehatan yang berkolaborasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan, Otoritas Bandara Angkasa Pura II, melakukan thermo scanning.

"Menerapkan prosedur yang ketat guna memastikan bahwa tidak ada turis yang terjangkiti virus. Prosedur itu harus terus dilakukan," pinta Yefri.

Sementara, menanggapi kegaduhan yang terjadi karena kedatangan wisatawan dari China kemarin, Yefri berpendapat, hal itu tidak lepas dari pola komunikasi pemerintah daerah yang gugup dan ragu. Apalagi terdapat informasi dari para pejabat yang berbeda-beda. Ada yang menolak, tapi ada yang tetap menerima karena telah melalui prosedur.  

"Jika pemerintah tak yakin dan menyakinkan, masyarakat justru tambah khawatir. Ke depan saya berharap komunikasi antar pemerintah dan instansi harus solid, sehingga tidak menimbulkan keraguan," harap Yefri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday, mengatakan, pihaknya akan terus bekerja memberikan pengawasan terhadap kemungkinan penularan virus corona. Sebab permasalahan virus ini belum selesai, karena belum ada vaksinnya.

"Kami tetap pantau pintu masuk penularan, tetap berkoordinasi dengan banyak pihak Otoritas Bandara, Angkasa Pura II, Kantor Kesehatan Pelabuhan, rumah sakit, dan juga Kementerian Kesehatan," ucapnya. (*)

 Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]