Dua Kapal Dihantam Badai

Sebelas Nelayan Hilang di Perairan Pessel


Sabtu, 01 Februari 2020 - 10:48:10 WIB
Sebelas Nelayan Hilang di Perairan Pessel Proses pencarian korban kapal hanyut di perairan Pessel oleh tim gabungan. (Basarnas Padang)

PESSEL, HARIANHALUAN.COM -- Dua buah kapal nelayan dihantam badai di perairan Pesisir Selatan, Selasa (28/1) sore. Akibatnya, 11 nelayan dari dua kapal tersebut dilaporkan hilang. 

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com, dua kapal tersebut yakni, KMP Mitra Utama dengan 10 ABK yang semuanya dilaporkan hilang dan KMP Kasih Ibu dengan 13 ABK selamat serta seorang hilang. 

"Total keseluruhan yang kita cari ada 11 orang nelayan dari dua kapal tersebut," kata Kepala Kantor Basarnas Padang, Asnedi. 

Ditambahkan Asnedi, kejadian pertama menimpa KMP Mitra Utama pada Selasa lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Kapal yang membawa 14 ABK sekaligus nelayan ini biasanya kembali keesokan paginya, namun tak kunjung sampai. 

"Kapal ini terakhir berkomunikasi pada tanggal Rabu (29/1) pukul 03.00 WIB dan diperkirakan berada di perairan perbatasan Indropuro dengan Muko-muko, Bengkulu," tutur Asnedi. 

Kapal pencari ikan ini pun dinyatakan hilang setelah Kamis (30/1) tak bisa lagi berkomunikasi. Ditambah lagi, kawasan di lokasi terakhir kontak kapal tersebut sedang ada badai. 

"Kemarin tim sudah melakukan pencarian dan belum membuahkan hasil. Hari ini, tim sudah mendapatkan bantuan dari Bengkulu dan membagi lima area pencarian," papar Asnedi. 

Sedangkan, untuk KMP Kasih Ibu, dilaporkan hilang pada Rabu siang sesaat kapal ini sampai di depan Muaro Aia Oba. Ada 14 orang ABK yang semuanya juga nelayan di atas kapal, seorang diantaranya hilang. 

"Kapal ini juga dihantam badai saat akan merapat ke dermaga. Kapal mereka terombang-ambing, beruntung diselamatkan oleh kapal lain yang berada di sekitar lokasi. Seorang hilang, lainnya selamat," jelas Asnedi. 

Dia menambahkan, untuk kejadian pertama dan kedua, disebut berjarak lebih dari 11 mil. Makanya, dibentuk tim yang terdiri dari Basarnas Padang, Basarnas Bengkulu, polisi, Satrol Air Padang, TNI AD, Dinas Perikanan dan Kelautan, tim kesehatan, Orari Pessel, nelayan dan masyarakat sekitar. 

Selain itu, tim gabungan juga menyiapkan KN 213 Bengkulu, KRI Kurau (Satrol Padang), KN Tenggiri (DPK), Rib 02 Bengkulu, Rib 02 Padang, perahu karet, perahu nelayan, rescue carrier, motor trail dan PAL Medis. 

"Semoga pada pencarian hari ini para korban bisa ditemukan," tutup Asnedi. (*)

 Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]