Jelang Kedatangan WNI dari Wuhan, Bandara Hang Nadim Batam Dijaga Ketat


Ahad, 02 Februari 2020 - 09:12:01 WIB
Jelang Kedatangan WNI dari Wuhan, Bandara Hang Nadim Batam Dijaga Ketat Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Beberapa jam lagi warga negara Indonesia yang dievakuasi dari Wuhan, China akan tiba di Indonesia. Mereka sebelum ke Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), para WNI akan transit terlebih dahulu di Batam.

Pantauan detikcom, di Bandara Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020), terlihat sejumlah personel berjaga ketat di sekitar Bandara. Penjagaan ketat itu sudah terlihat di depan pintu masuk terminal kargo, terlihat tim gabungan dari Polri dan TNI berjaga di lokasi.

Dari informasi, nantinya para penumpang akan transit di perlintasan berbeda dengan penumpang pesawat komersil lainnya. Para WNI ini nantinya akan berpindah rangkaian dari pesawat Batik Air ke pesawat milik TNI AU di lintasan terminal kargo Bandara Hang Nadim.

Tiga pesawat evakuasi milik TNI AU juga sudah terparkir di landasan Bandara Hang Nadim sejak pukul 20.30 WIB, Sabtu (1/2). Selain tiga pesawat itu, di Bandara Hang Nadim juga sudah terparkir mobil ambulance dari TNI AU ataupun Polda Kepri.

Pesawat sebelumnya lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (1/2). Pesawat tersebut mendarat di Bandara Internasional Tianhe, Wuhan, pukul 19.00 waktu setempat, pesawat kemudian take off dari Wuhan sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Diperkirakan pukul 09.00 WIB para WNI sudah tiba di Indonesia.

Pemerintah memastikan WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, dalam kondisi sehat, tidak terinfeksi virus Corona. Prosedur pengamanan dilakukan ketat terhadap WNI yang pulang dari China.

"Mereka yang dipulangkan betul-betul sehat. Jika (mereka) tidak sehat, otoritas China pasti tidak mengizinkan. Pemeriksaan sebelum masuk pesawat dilakukan secara berlapis," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.

Presiden Jokowi lewat akun Instagram juga mengatakan proses evakuasi WNI di Wuhan sesuai dengan protokol kesehatan. Dia memastikan WNI yang dievakuasi ke Indonesia dalam kondisi sehat.

"Sebelum kembali ke Tanah Air nanti, serangkaian pemeriksaan kesehatan akan dilakukan sekali lagi untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat. Begitupun setiba di Indonesia, mereka akan menjalani proses sesuai protokol kesehatan, sebelum mereka kembali ke keluarga," kata Jokowi

Jokowi menyebut penjemputan WNI yang tertahan akibat virus Corona ini sebagai misi kemanusiaan. Dia meminta doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses evakuasi berjalan lancar.

"Misi penjemputan ini adalah misi yang sangat mulia, yang akan dijalankan dengan penuh kedisiplinan. Dalam pesawat penjemput ini, kita juga mengirimkan berbagai peralatan untuk pemerintah Tiongkok melalui Hubei Charity Foundation, seperti masker dan surgical unit," ucap Jokowi.

Untuk diketahui, 241 WNI akan tiba di Bandara Hang Nadim, Batam. Setelah dari Batam mereka akan ke Natuna dan diobservasi di Hanggar Lanud Raden Sadjad.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]