Wagub Sumbar Dukung Penghapusan Ujian Nasional


Ahad, 02 Februari 2020 - 12:23:37 WIB
Wagub Sumbar Dukung Penghapusan Ujian Nasional Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemprov Sumbar mendukung kebijakan Mendikbud RI terkait penghapusan Ujian Nasional (UN) di tahun 2021 mendatang, dan diganti dengan penilaian kompetensi. Menurut Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, kebijakan ini tidak akan merugikan siswa krena telah melalui penelitian dan kajian dari berbagai aspek.

"Kita mengimbau seluruh pihak yang terkait agar dapat menjalankan kebijakan Menteri Pendidikan tersebut," kata Nasrul Abit, baru-baru ini.

Kendati tidak ada pelaksanaan UN, Nasrul Abit tetap berharap pihak sekolah terus berupaya meningkatkan dan menyiapkan lulusan siswa yang berkualitas. Karena ketika seorang siswa lulus dari sekolah, untuk memasuki dunia kerja ataupun perkualiahan akan ada test yang perlu mereka lalui.

"Maka dari itu siswa yang lulus dari sekolah harus dipastikan memiliki kemampuan dan nilai kompetensi yang baik dalam menghadapi masa depannya," ujar Nasrul Abit.

Nasrul abit juga menghimbau kepada seluruh jajaran yang terkait dengan pendidikan di Sumbar agar menyiapkan dan dapat menjalankan proram yang telah dirancang oleh Menteri Pendidikan RI dan direncanakan mulai diberlakukan pada Tahun 2021.

"Saya yakin kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan tersebut telah melalui kajian dari berbagai aspek sehingga tidak akan merugikan siswa," tukasnya.

Seperti ramai diberitakan, Mendikbud Nadiem Makarim optimistis kebijakannya menggantikan UN dengan assessment (penilaian) kompetensi tidak akan menghasilkan 'siswa lembek'. Menurutnya, pergantian sistem UN dengan penilaian kompetensi justru akan memberi tantangan yang sesungguhnya bagi sekolah.

Sekolah, ujarnya, dituntut menerapkan pola pembelajaran yang tidak semata berisi hafalan materi. "Malah lebih men-challenge sebenarnya," Nadiem.

"Tapi yang men-challenge itu bukan muridnya, yang men-challenge itu buat sekolahnya untuk segera menerapkan hal-hal di mana pembelajaran yang sesungguhnya terjadi, bukan penghafalan," kata Nadiem.

Ujian Nasional, ujar Nadiem, tetap akan dijalankan pada 2020 nanti. Baru pada 2021, UN sepenuhnya diganti dengan penilaian kompetensi dan survei karakter. (*)

 Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]