Yayasan Indonesia Raya Bukittinggi Resmi Punya Gedung Baru


Ahad, 02 Februari 2020 - 21:09:54 WIB
Yayasan Indonesia Raya Bukittinggi Resmi Punya Gedung Baru Pembina Yayasan Indonesia Raya Bukittinggi, Endang Irzal didampinggi Ketua Umum Indonesia Raya Bukittinggi Elfindri memotong pita sebagai tanda diresmikannya renovasi gedung Kampus Jangkak, Minggu (2/2). YURSIL

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM – Yayasan Indonesia Raya Bukittinggi resmi memiliki gedung yang bersih, nyaman untuk perkulihan mahasiswa. Peresmian renovasi gedung Kampus Jangkak itu dilakukan Pembina Yayasan Indonesia Raya yang ditandai  penguntingan pita di Kampus Jangkak, Minggu (2/2).

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan Indonesia Raya Bukittinggi, Drs. H. Endang Irzal, Akt, MBA mengatakan, Yayasan Indonesia Raya saat ini memiliki tiga sekolah tinggi yakni, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) dan Sekolah Tinggi Pertanian (STP) serta satu Megister Manajemen (MM).

“Sekolah tinggi ini sudah lama didirikan oleh senior senior kita dulunya, untuk pengembangan pendidikan di Bukittinggi. Selain tiga kampus yang kita miliki saat ini, kita saat ini juga akan membangun kampus baru seluas 4 lantai di Bukit Bulek,” katanya. 

Dengan potensi yang dimiliki saat ini, ia yakin sekolah tinggi itu makin maju dan menjadi Mercusuar di Kota Bukittinggi.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Indonesia Raya Prof. Dr. H. Elfindri, SE. MA mengatakan renovasi itu merupakan salah satu pesan dari pendiri dulunya, yang bertujuan untuk memberikan rasa nyaman, tenang bagi mahasiswa yang kuliah. Menurutnya, renovasi gedung itu menelan biaya  Rp1,7 milyar. Renovasi  merupakan langkah awal bagi yayasan untuk mengembangkan kampus kedepannya.

Dari hasil kesepakatan bersama  dengan pembina yayasan, pihaknya akan mempertajam Program Studi (Prodi) untuk DIII, S1 Akuntansi dan Manajemen serta Prodi Magister Manajemen (MM). Untuk menjawab kebutuhan revolusi industry, sekolahnya memperkuat talenta ilmu dan soft skill bagi mahasiswanya. Salah satu yang dilakukan menyiapkan sarana dan prasarana perkulihan.

Saat ini, dosen yayasan telah banyak yang bergelar doctor sehingga lulusan yang dihasilkan akan dapat berkompetensi dengan lulusan perguruan tinggi lain di pasar kerja.

Menurutnya, lulusan Akuntansi Perpajakan mempunyai peluang kerja yang banyak. Peluang lulusan Akuntansi Perpajakan saat ini sebanyak 50 ribu sedangkan yang terserap hanya 15 ribu.  

“Langkah selanjutnya, kita akan melebur STBA dan STP menjadi institute. Kemudian enam bulan ke depan kita juga akan membuka 2 prodi S1 yaitu Manajemen Industri Halal dan Manajemen Bisnis,” kata mantan guru besar Universitas Andalas. Ia menambahkan, peleburan STBA menjadi institute akan menghasilan lulusan yang kuat dikomunikasi bisnis sedangkan STP dilebur menjadi D.IV Agro Bisnis. (h/ril)

Reporter : Yursil /  Editor : Heldi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]