Akhirnya, Satu Tersangka Ditetapkan KLHK Atas Perdagangan Orang Utan


Senin, 03 Februari 2020 - 10:36:16 WIB
Akhirnya, Satu Tersangka Ditetapkan KLHK Atas Perdagangan Orang Utan

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Seksi Wilayah I menetapkan IG (38) sebagai tersangka kasus perdagangan orang utan yang sebelumnya melarikan diri, 31Januari 2020 lalu. IG adalah pemilik 2 ekor orang utan yang disita dari rumahnya di Dusun Kwala Nibung, Desa Pula Rambung, Kecamatan Bohorok, Langkat, Sumatera Utara, 10 Januari 2020. Balai Gakkum segera berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara.

Dilansir dari laman resmi KLHK, Senin (3/2/2020), bahwa saat penggrebekan dan penyitaan 2 orang utan, IG melarikan diri. Setelah upaya pemanggilan 2 kali, akhirnya IG dijemput di Stabat dan selanjutnya diperiksa.

Penetapan IG sebagai tersangka berdasarkan 2 alat bukti yang diperoleh penyidik. Keberhasilan IG didatangkan ke penyidik karena adanya kerjasama antara petugas Seksi wilayah I Sumatera dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser yang secara terus menerus memantau dan mencari keberadaan IG.

IG akan dikenakan Pasal 21 Ayat 2 Huruf (a) Jo. Pasal 40 Ayat 2 Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Jo. Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan

Satwa, Jo. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P.106 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Perubahan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta.

Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera mengapresiasi kerjasama antara Seksi Wilayah I Sumatera dengan Balai Besar TNGL dalam memberantas perdagangan satwa yang dilindungi dan diharapkan kedepannya kerjasama serupa ini dapat ditingkatkan. Ini merupakan wujud komitmen Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera dalam menegakan hukum secara tegas bagi pelaku perdagangan satwa yang dilindungi.

Sementara itu, DirekturJenderal Penegakan Hukum KLHK,Rasio Ridho Sani mengatakan bahwa penegakan hukum kejahatan satwa yang dilindungi merupakan prioritas pemerintah. Kejahatan satwa yang dilindungi seperti ini telah menjadi perhatian publik luas baik di Indonesia maupun di negara lainnya. Jadi harus kita tangani dengan serius.

"Kita harus melindungi kekayaan hayati kita khususnya Orang utan karena orang utan merupakan satwa exotic dan hanya ada di Indonesia. Saya tegaskan bahwa pelaku kejahatan terhadap orang utan harus dihukum seberat-beratnya. Agar ada efek jera," tegasnya. (*)

 Sumber : KLHK /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 02 Juni 2020 - 07:28:56 WIB

    Akhirnya, Pekerja Terkena Covid-19 Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja

    Akhirnya, Pekerja Terkena Covid-19 Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja HARIANHALUAN.COM -- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/8/HK.04/V/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh Dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja Pada Kasus P.
  • Selasa, 17 Desember 2019 - 14:38:36 WIB

    Akhirnya, IP Klarifikasi Chat Istri Soal 'Tembak Mati'

    Akhirnya, IP Klarifikasi Chat Istri Soal 'Tembak Mati' PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno akhirnya buka suara soal heboh chat istrinya, Nevi Zuariana, yang bicara 'kalau ada yang tembak mati Andre'. Irwan menegaskan chat itu hanya perumpama.
  • Senin, 22 Juli 2019 - 10:12:52 WIB

    Akhirnya, Turini Bisa Pulang ke Kampung Halamannya Hari Ini

    Akhirnya, Turini Bisa Pulang ke Kampung Halamannya Hari Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM—Setelah berhasil ditemukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Turini akhinya bisa pulang ke tanah air hari ini, Senin (22/7). Turini bisa bernafas lega dan kembali menghirup udar.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]