Material Longsor Sudah Dibersihkan, Akses Jalan Sumbar-Riau Kembali Lancar


Senin, 03 Februari 2020 - 18:21:42 WIB
Material Longsor Sudah Dibersihkan, Akses Jalan Sumbar-Riau Kembali Lancar Tanah longsor yang menimbun badan jalan di kawasan Jorong Ulu Aia, Kecamatan Harau Senin pagi sudah dibersihkan. (BPBD)

LIMAPULUH KOTAHARIANHALUAN.COM— Jalan Lintas Sumbar-Riau, lewat Hulu Aia ke Pangkalan, sering ditimpa bencana alam tanah longsor. Sepanjang jalan tersebut sangat rawan longsor.

Senin pagi sekitar pukul 05.30 Wib tanah longsor kawassn Jorong Ulu Aia, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kots, tepatnya di KM 153 .

Longsor tersebut, menimbun badan jalan  lintas Sumbar Riau, tepatnya di Nagari Ulu Aia. Dampaknya arus lalu lintas Sumbar-Riau dan senaliknya terhambat total.

Longsor yang membawa material batu, tanah beserta lumpur yang menutupi badan jalan sepanjang 15 meter, serta ketebalan tanah bercampur lumpur hampir setinggi 1,5 meter. Bersamaan dengan itu, satu unit kendaraan roda 4 minibus grand max berpenumpang nyaris di bawa longsor ke arah jurang. Namun terhalang beton yang ada di sisi jalan.

“Benar, kejadian pagi tadi, satu unit mobil merek luxio sempat terseret material longsor, ” ujar Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo melalui Kanit Turjawali, IPDA Ariman Sural yang dihubungi wartawan  sekaitan dengan peristiwa tersebut.

Dikatakan, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun akibat material longsor menimbun badan jalan sepanjang kira-kira 15 meter itu, maka akses jalan Sumbar-Riau pun sempat terputus.

“Kita langsung kerahkan alat berat ke lokasi, untuk membersihkan material longsor. Alhamdulillah, satu jam pembersihan, saat ini sudah kembali normal, jalan sudah bisa dilalui kembali dua jalur, “sebut IPDA Ariman Sural.

Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir yang dihubungi kemarin via telepon selulernya menyebut, bencana longsor di Ulu Aia, membawa sejumlah material yang berasal dari perbukitan disekitar lokasi bencana.

Namun berkat kerjasama BPBD, TNI dan Polri serta Dinas Pekerjaan Umum yang bekerja sama membersihkan material longsor sehingga jalan ruas Pekan Baru – Sumbar bisa di lewati kembali sekitaran pukul 9 pagi,” ujar Joni Amir.

“Mulai jam 09.00 Wib itu, jalan sudah bisa dilewatin kembali, namun masyarakat diimbau, terutama pengguna jalan Sumbar – Riau supaya berhati-hati, karena ketika hujan deras kemudian panas itu akan membawa dampak terjadinya longsor. Karena daerah khusus Lubuk Bangku sampai Mangilang itu sangat rawan ” ulasnya.

Sebelumnya Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi telah mengimbau kepada pemakai jalan baik dari Sumbar maupun dari Riau, jika hujan lebat turun lebih baik berhentiterlebih dahulu di tempat yang dianggap aman.

 "Kita imbau warga berhenti semntara saat hujan lebat turun, setelah reda barulah dilanjutkan perjalanan, sebab jalan dikawasan Ulu Aia sampai Koto Alam Kecamatan Pangkalan Koto Baru, rawan terjadi bencana alam longsor, ingat bupati. (h/zkf)

Reporter : ZULKIFLI DAMHUR /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]