Wah, Ilmuwan China Bersumpah Wabah Virus Corona Murni dari Alam


Senin, 03 Februari 2020 - 22:09:18 WIB
Wah, Ilmuwan China Bersumpah Wabah Virus Corona  Murni dari Alam Penangangan pasien virus korona. (Foto: Antara)

BEIJING,HARIANHALUAN.COM-Ilmuwan Institut Virologi Wuhan, Akademi Ilmu Pengetahuan China, Shi Zhengli menegaskan, virus korona murni dari alam.

Dia  membantah teori konspirasi yang beredar seputar mewabahnya virus korona baru (nCov-2019).

Isu yang sempat berkembang, wabah yang sudah merenggut 360 nyawa itu disebabkan kebocoran dari fasilitas laboratorium mikrobiologi di institut tersebut.

Dalam penjelasannya di media sosial, Shi menegaskan virus korona murni dari alam.

"Alam menghukum kebiasaan manusia yang tidak beradab," ujarnya, dikutip dari China Daily, Senin (3/2/2020).

Bahkan Shi berani bertaruh dengan nyawanya bahwa wabah virus korona bukan dari lab institut yang berada di Wuhan tersebut.

"(Saya) Bertaruh dengan nyawa, ini tidak ada hubungannya dengan lab," katanya, menegaskan.

Shi merupakan ilmuwan yang menjelaskan bahwa virus korona dapat memasuki sel melalui reseptor ACE2 yang mungkin berasal dari kelelawar.

Komentar pembelaannya itu muncul setelah ilmuwan India menerbitkan makalah yang menyebutkan, para ahli China memasukkan gen dari virus HIV ke virus korona sehingga membuatnya rentan terhadap perawatan anti-HIV.

Makalah ini pun mengundang kritikan dari para ahli seluruh dunia dan dihapus dari jurnal biologi bioRxiv pada Minggu.

Dalam posting-an di Twitter, seorang profesor kimia Universitas Harvard, David Liu, mengatakan, pernyataan bahwa asal-usul nCoV tidak mungkin hadir secara kebetulan di alam dinilainya sangat mencurigakan.

"Ini merupakan kasus klasik seperti mencari kunci yang hilang hanya di bawah tiang lampu. Kondisi dunia yang sedang menakutkan ini tidak perli disulut dengan teori konspirasi dan analisis yang buruk," kata Liu.

Munculnya teori konspirasi soal kebocoran ini pertama kali muncul pada akhir Januari 2020 ketika tabloid Inggris Daily Mail dan Amerika Serikat Washington Times menerbitkan artikel-artikel yang menyebutkan bahwa wabah virus korona merupakan dampak dari kekeliruan tak disengaja para peneliti senjata biologi rahasia di China.

Meskipun tidak disertai bukti, teori ini dengan cepat menyebar luas di media sosial.

Pada 28 Januari, Kedutaan Besar China di Italia menegaskan bahwa teori itu tidak berdasar.

"China akan terus mempertahankan sikap terbuka, transparan, dan sangat bertanggung jawab ketika menerbitkan informasi mengenai wabah itu. Sambil memperkuat pencegahan dan pengendalian wabah, China akan terus mempererat kerja sama internasional dan menangani penyakit tersebut bersama komunitas internasional dan menjaga keselamatan dan kesehatan di kawasan dan dunia," bunyi pernyataan. *

 Sumber : Inews /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 18 Maret 2020 - 20:37:04 WIB

    Wah, Ternyata Hand Sanitizer Dibuat dari Limbah Sawit?

    Wah, Ternyata Hand Sanitizer Dibuat dari Limbah Sawit? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kelangkaan antiseptik pembersih tangan atau hand sanitizer setelah adanya panic buying oleh masyarakat akibat serangan virus corona menjadi masalah baru yang sedang dihadapi Indonesia saat ini..
  • Sabtu, 14 Maret 2020 - 11:05:10 WIB

    Wah, Jambu Biji Potensial Pencegah Corona

    Wah, Jambu Biji Potensial Pencegah Corona HEALTH,HARIANHALUAN.COM- Jambu biji mengandung senyawa kandidat potensial yang dapat digunakan untuk menciptakan obat untuk menghambat dan mencegah virus Corona jenis baru atau SARS-CoV-2 penyebab COVID-19, demikian hasil pen.
  • Sabtu, 29 Februari 2020 - 14:16:54 WIB

    Wah, Pakar Kesehatan Indonesia Sebut Ras Melayu Lebih Kebal Virus Corona

    Wah, Pakar Kesehatan Indonesia Sebut  Ras Melayu Lebih Kebal  Virus Corona HEATLH,HARIANHALUAN.COM--Indonesia dianggap aman dari infeksi virus Corona karena adanya perbedaan ras dengan negara-negara yang telah terinfeksi. Masyarakat Indonesia yang termasuk dalam rumpun ras Melayu dianggap punya rese.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]