Bakal Jadi Obyek Wisata Baru, Pembangunan Embung Bulakan Butuh Rp2 Miliar Lagi


Selasa, 04 Februari 2020 - 19:29:49 WIB
Bakal Jadi Obyek Wisata Baru, Pembangunan Embung Bulakan Butuh Rp2 Miliar Lagi Embung Batang Dareh Bulakan, Kelurahan Limbukan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM — Untuk menyelesaikan pembangunan obyek wisata baru dan penyediaan air baku di Embung Batang Dareh Bulakan, Kelurahan Limbukan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh, butuh dana lagi sebanyak Rp2 miliar.

Pembangunan embung tersebut dibiayai dengan APBN sudah tiga kali anggaran, sudah memakan biaya belasan miliar.

“Sampai sekarang pembangunan embung tersebut belum rampung sepenuhnya. Menurut penelitian pihak terkait, ternyata pembiayaan embung sampai selesai membutuhkan dana minimal sebesar Rp2 miliar lagi,” ungkap Kepala Dinas PU/PR Kota Payakumbuh, Muslim,ST.MSi di kantornya kawasan Kubu Gadang, Selasa.

Untuk anggaran 2020 ini, menurut aturan tidak dapat lagi digunakan dana APBN sebagai biaya lanjutan pembangunan embung tersebut. Sehingga diharapkan nanti lanjutan pembangunan embung tersebut akan dibiayai dengan APBD Kota Payakumbuh. Namun belum bisa dipastikan kapan dimulai pembangunan tersebut, sampai rampung 100 persen.

Masalah tambahan dana pembangunan embung yang dimungkinkan dari APBD Payakumbuh, Muslim belum berkomentar banyak. "Setelah anggaran APBD tersedia nanti, pengerjaannya bakal kita lanjutkan sampai tuntas. Untuk pembiayaan tersebut tentu disampaikan terlebih dahulu ke DPRD Kota Payakumbuh. Artinya dana yang diharapkan dari APBD itu belum jelas,” terang Muslim.  

Dikatakan, pembangunan embung yang menggunakan dana APBN terakhir, pekerjaannya dimulai Februari 2019, target tahun lalu mampu diselesaikan rekanan akhir Desember 2019 yang dikerjakan oleh CV. Zelvitra ini diselesaikan dalam waktu 240 hari kalender, sejak dimulainya kegiatan pembangunan lanjutan tersebut. 

Dengan adanya Embung Bulakan di Kelurahan Limbukan, Payakumbuh Selatan, ini tentu kecamatan tersebut bakal punya obyek wisata alam dan air dengan luas genangan 3 hektare dari luas lahan seluruhnya sekitar 4,5 hektare. "Diharapkan setelah pekerjaan rampung nanti pengunjung bakal meningkat ke Payakumbuh," tutur Muslim.

Kadis PU Payakumbuh, Muslim menyebut, mata air Bulakan, air hujan dan air anak sungai kecil akan tertampung oleh embung untuk berbagai keperluan masyarakat. Sehingga mampu menambah debit air irigasi Sungai Dareh, yang akan mengaliri ratusan hektar sawah dan kolam penduduk di Payakumbuh Selatan dan Payakumbuh Timur.

"Lokasi dari obyek wisata embung ini sangat strategis, berada di sebelah kanan jalan dari Kota Payakumbuh menuju arah Nagari Situjuh Limapuluh Kota. Selain itu di lokasi ini juga tersedia rumah makan dan restoran terkenal, seperti RM Pongek OR Situjuah," ungkap anggota dewan asal Limbukan YB.Dt. Parmato Alam. 

"Kita berharap dengan adanya obyek wisata baru ini, juga berdampak positif pada perekonomian warga sekitar. Diharapkan nanti wisatawan pecinta alam dan air, semakin banyak berkunjung ke Payakumbuh," kata pemuka masyarakat Limbukan itu. (h/zkf)

Reporter : Zulkifli /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]