JELANG SIANG BERSAMA WALIKOTA PADANG

Kebaikan Masyarakat dan Perantau Modal Utama, Mahyeldi: Sumbar Mampu Jauh Lebih Baik!


Selasa, 04 Februari 2020 - 20:52:02 WIB
Kebaikan Masyarakat dan Perantau Modal Utama, Mahyeldi: Sumbar Mampu Jauh Lebih Baik! Walikota Padang wawancara dengan reporter HaluanTV di 'dapur' Harianhaluan.com, Selasa (4/2/2020). AGOES EMBUN


PADANG,HARIANHALUAN.COM-Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyatakan, kota Padang menuai banyak keberhasilan  dalam pembangunan karena besarnya dukungan  warga kota dan sumbangan para perantau Minang.

Selain itu juga karena kesungguhan dan keikhlasan teman-teman  perangkat kerja daerah, para pegawai  dari pemko hingga ke pelosok kelurahan, RT, RW dan semua kalangan.

"Tanpa  besarnya dukungan masyarakat dan perantau kepada kita, tentulah mustahil   rasanya membangunan dan merombak demikian banyak  kawasan kota yang semula terkesan kumuh dan rawan maksiat, kini telah  menjadi  sejumlah destinasi  yang tersohor higga ke mancanegara,"  ujarnya  dalam dialog Satu Jam Bersama Mahyeldi  yang digelar Haluan TV, Harianhaluan.Com, dan Harian Haluan, Selasa (4/2/2020). 

Walikota Mahyeldi  mencontohkan pembangunan Lapau Panjang Danau Cimpago,  Pantai Padang. "Itu  modal, modal dasarnya adalah partisipasi warga dan dukungan pengusaha. Barulah kelanjutannya, memakai dana pemerintah,"  tukasnya.

Menurut Mahyeldi,  jika pembangunan kota Padang atau Sumatra Barat umumnya, jika menghandalkan modal APBD dan ABPN saja,  pastilah  itu tidak akan mencukupi.

Bagi Mahyeldi,  memperjuangkan  agar  mendapatkan anggaran negara  lebih besar, memang penting. Tetapi, jauh lebih penting menumbuhkan partisipasi masyarakat dan dukungan para perantau.

"Pernah kita  menyiap anggaran  suatu  pembangunan, bahkan lengkap dengan anggaran fasilitas pendukungnya, tetapi  baru  akan membuat pagar pembatas areal  saja,  sudah ada protes bahkan aksi demo. Alhamdulillah,  dengan pendekatan nurani,  dialog dari hati ke hati,  pembangunannya  bahkan dapat kita awali dengan  doa bersama mereka yang semula memprotes.    Jadi,  anggaran pemerintah bukanlah segalanya,  integritas dan kemampuan kita menumbuhkan  dukungan masyarakat akan menjadi kunci penentu," ungkapnya.

Tanah  di kota Padang mukin saja  termahal di  Sumatera Barat,  namun Mahyeldi mengakui malah semakin banyak  pembangun infrastruktur di kota ini yang terlaksana karena  tanahnya dihibahkan oleh masyarakat. 

"Pelebaran sejumlah ruas jalan raya  seperti jalan Nanggalo dan  pantai Air Manis,  itu masyarakat yang lebih dulu  memintanya, menyerahkan tanah untuk pelebaran jalan. Malam-malam mereka datang, besok paginya lansung saya respon  dengan mengirim alat-alat berat membantu masyarakat," ujarnya. 

Bahkan  di Bungus, pada tahun 2014 jauh  sebelum  pak Presiden kita  menetapkan pembangunan jalan  wisata  dari Mandeh ke Sungai Pisang, Padang,    Ninik mamak masyarakat di sana sudah mendatangi Mahyeldi  merelakan tanahnya untuk pelebaran jalan. "Bara paralu tanah di pak Wali, untuk pelebaran jalan kami  akan berikan. Begitu besarnya dukungan masyarakat di sana pada kita," kenangnya.

Dari pengalaman nyata di kota  Padang, dan dari  dialog lagsung dengan masyarakat saat turun ke berbagai pelosok daerah Sumatera Barat, Mahyeldi mengaku sangat optimis, Sumbar akan  sukses  memacu pembangunan ke depan.

Ia sangat yakin,  Sumatera Barat  bisa dan  mampu  jauh lebih baik, karena memiliki  modal besar  pembangunan,   yaitu kebaik-kebaikan masyarakat para perantaunya. "Tentu, yang  penting  adalah integritas, kesungguhan dan kemampuan para pemimpin menumbuhkan dan memupuk kepedulian masyarakat itu," pungkas Mahyeldi. (do)

 Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]