Virus Corona Tekan Ekonomi Indonesia hingga 0,29 Persen


Rabu, 05 Februari 2020 - 13:19:54 WIB
Virus Corona Tekan Ekonomi Indonesia hingga 0,29 Persen Menko Perekonomiaan, Airlangga Hartarto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tertekan di rentang 0,1 persen hingga 0,29 persen akibat wabah Virus Corona. Pasalnya, China dan Indonesia masih memiliki kaitan dari sektor ekonomi.

"Untuk China diprediksi secara konsensus ekonomi akan turun satu sampai 2 persen, kalau ke Indonesia pengaruhnya 0,1 persen hingga 0,29 persen," katanya, Rabu (5/2).

Baca Juga : Jelang Idul Fitri, Harga Hati Sapi Melonjak di Pasar Tradisional Agam

Sektor pariwisata, lanjutnya, diprediksi menjadi sektor yang paling tertekan akibat virus mematikan tersebut. Sebab, pemerintah telah melarang pemegang paspor China masuk dan transit ke kawasan Indonesia di tengah merebaknya Virus Corona. Sebaliknya, warga negara Indonesia juga diminta menunda kunjungan ke China.

Dia mengatakan pemerintah akan terus memantau dampak Virus Corona kepada perekonomian Indonesia. Ia bilang pemerintah akan melakukan evaluasi dalam periode dua mingguan. Selain sektor pariwisata, dia memperkirakan Virus Corona juga akan menekan industri farmasi lantaran Indonesia masih mengimpor komponen farmasi dari China.

Baca Juga : Merger BSI akan Jadi Lokomotif Pertumbuhan Perbankan Syariah

"Karena itu kami masih monitor perkembangan berikutnya. Karena value chain akan terganggu dan terkait mereka menyetop produksi sementara," imbuhnya.

Sementara itu, para ekonom memprediksi ekonomi China akan tertekan hingga 2 persen akibat penyebaran Virus Corona kuartal I 2020. Nilai tersebut setara dengan US$62 miliar menguap dari perekonomian. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019 hanya 5,02 persen. (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : CNN Indonesia
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]