Ini Biang Kerok Laju Ekonomi Papua Anjlok di Posisi -15,72 Persen


Rabu, 05 Februari 2020 - 18:49:56 WIB
Ini Biang Kerok Laju Ekonomi Papua Anjlok di Posisi -15,72 Persen Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan peralihan tambang terbuka (open pit) ke bawah tanah (underground) milik PT Freeport Indonesia berpengaruh negatif pada ekonomi Papua sejak kuartal IV 2018. Pasalnya, peralihan sistem tambang tersebut membuat produksi Freeport merosot.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut laju ekonomi Papua sepanjang 2019 minus 15,72 persen. Berdasarkan datanya, ekonomi wilayah tersebut selalu minus pada setiap kuartal tahun lalu.

Rinciannya, ekonomi Papua kuartal I 2019 minus 18,66 persen. Kemudian, kuartal II 2019 minus 23,91 persen, kuartal III 2019 minus 15,05 persen, dan kuartal IV 2019 minus 3,73 persen.

Sementara, ekonomi Papua sepanjang 2018 terlihat masih tumbuh sebesar 7,37 persen. Hanya saja, khusus pada kuartal IV 2018 tercatat minus 17,95 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Papua kuartal I sampai kuartal IV 2019 selalu kontraksi. Penyebab utamanya adalah Freeport yang produksinya menurun karena ada peralihan sistem tambang di sana," ungkap Suhariyanto.

Ia memaparkan industri pertambangan dan penggalian di Papua sendiri tercatat minus pada kuartal IV 2018 hingga 43,68 persen. Beruntung, sepanjang 2018 industri tersebut masih tumbuh 10,52 persen.

Realisasi itu berbanding terbalik pada 2019, di mana industri pertambangan dan penggalian di Papua minus hingga 43,21 persen. Bila dirinci, kuartal I 2019 industri tersebut tercatat minus 48,47 persen, kuartal II 2019 minus 57,48 persen, kuartal III 2019 minus 38,31 persen, dan kuartal IV 2019 minus 19,04 persen.

Secara keseluruhan, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 hanya 5,02 persen. Realisasi tersebut melambat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5,17 persen. Capaian tersebut juga lebih rendah dari asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang sebesar 5,3 persen.

Suhariyanto menyatakan Maluku dan Papua hanya berkontribusi sebesar 2,24 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Mayoritas ekonomi domestik masih ditopang Pulau Jawa yang mencapai 59 persen.

Sebelumnya, Freeport McMoran melaporkan melaporkan penurunan produksi tembaga kuartal IV 2019 dan memperkirakan pengeluaran lebih tinggi pada tahun ini karena transisi tambang tembaga raksasa Grasberg di Papua ke penambangan bawah tanah.

Perusahaan tambang asal AS tersebut telah menghabiskan miliaran dolar dalam peralihan tambang terbuka yang menipis menjadi tambang bawah tanah agar membantu mencapai biaya rendah. Freeport menilai produksi akan tahan lama dan menghasilkan arus kas yang signifikan di masa depan.

Produksi tembaga di Grasberg turun 14 persen pada kuartal IV 2019, sementara total produksi logam turun 1,7 persen menjadi 827 juta pon. Dengan produksi tersebut, Freeport pun telah membuat proyeksi penjualan. Perusahaan asal AS tersebut memperkirakan penjualan 725 juta pon tembaga dan 105.000 ounce emas pada kuartal pertama 2020.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 23:52:45 WIB

    Tiru Yuk, Begini Konsep Wisata MICE Bali untuk Hadapi 'New Normal'

    Tiru Yuk, Begini Konsep Wisata MICE Bali untuk Hadapi 'New Normal' HARIANHALUAN.COM - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan dalam menghadapi era "New Normal/Normal Baru", daerah setempat harus mampu berinovasi, termasuk menawarkan konsep MICE di ruang terbuka..
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 18:19:00 WIB

    Jalankan Prosedur New Normal, Ini Tiga Fase yang Disiapkan PLN

    Jalankan Prosedur New Normal, Ini Tiga Fase yang Disiapkan PLN HARIANHALUAN,COM – PLN terus bersiap menghadapi tatanan kehidupan baru atau new normal berdampingan dengan virus corona atau Covid-19. Guna mencegah penyebaran Covid-19 dan tetap dapat beraktivitas, PLN menyiapkan protokol .
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 09:47:32 WIB

    Temuan Satgas SWI! Ini Dia 50 Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi Simpan Pinjam

    Temuan Satgas SWI! Ini Dia 50 Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi Simpan Pinjam HARIANHALUAN.COM - Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan 50 aplikasi Koperasi Simpan Pinjam ( KSP) yang melakukan penawaran pinjaman online ilegal. .
  • Rabu, 27 Mei 2020 - 21:43:09 WIB

    Nabung Emas Yuk! Ini Dia 5 Keuntungan Investasi Emas

    Nabung Emas Yuk! Ini Dia 5 Keuntungan Investasi Emas HARIANHALUAN.COM - Zaman sekarang, orang semakin terpelajar dan tergiur untuk investasi. Sayangnya, banyak yang akhirnya tak jadi investasi karena bingung memilih instrumen yang tepat di samping banyaknya tawaran instrumen..
  • Rabu, 27 Mei 2020 - 15:40:28 WIB

    Begini Cara Foto Meteran Listrik PLN yang Benar

    Begini Cara Foto Meteran Listrik PLN yang Benar HARIANHALUAN.COM - Para pelanggan PLN diminta untuk mengirimkan foto stand meter secara mandiri selama pandemi Corona (COVID-19). Hari ini merupakan terakhir batas waktu pelanggan mengirimkannya ke pihak PLN lewat nomor Whats.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]