Kok Bisa? Tujuh Mahasiswa Banten Jalani Masa Observasi Corona 'Hanya' di Rumah


Rabu, 05 Februari 2020 - 22:13:09 WIB
Kok Bisa? Tujuh Mahasiswa Banten Jalani Masa Observasi Corona 'Hanya' di Rumah Ilustrasi

SERANG, HARIANHALUAN.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Banten memastikan bahwa tujuh orang mahasiswa yang dipulangkan dari China berada dalam keadaan sehat. Hal itu sejalan dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim kesehatan, baik dari Kemenkes maupun di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

"Setelah dilakukan pemeriksaaan, hasilnya semua mahasiswa Banten yang dipulangkan dari China dalam kondisi sehat, baik dari hasil pemeriksaan fisik, laboratorium, maupun radiologi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti kepada wartawan di Serang, Rabu.

Ati menjelaskan, ketujuh mahasiswa tersebut diminta tetap tinggal di rumah dan mengurangi aktivitas kegiatannya selama 14 hari masa observasi. Mereka harus cukup istirahat dan makan makanan bergizi agar kondisi tetap fit.

"Jadi karantina yang dimaksud adalah karantina di rumah dengan mengurangi aktivitas, hanya di dalam rumah. Kalaupun keluar rumah hanya untuk periksa ke puskesmas selama 14 hari," katanya.

Menurut Ati, saat melakukan tes kesehatan ke puskesmas terdekat, para mahasiswa tersebut dibekali kartu kuning Health Alert Card (HAC) yang diberikan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno Hatta. Hal ini dilakukan karena para mahasiswa tersebut masuk dalam status orang dalam observasi.

"Jika orang dalam status pemantauan dilakukan isolasi. Itu pun isolasi bukan di rumah sakit. Sedangkan untuk status dalam pengawasan itu dilakukan di rumah sakit yang telah ditujuk nasional," kata Ati Pramudji Hastuti.

Kepulangan mahasiswa Banten yang belajar di Provinsi Jiangsi, China itu difasilitasi oleh Gubernur Wahidin Halim (WH)karena kekhawatiran atas merebaknya wabah virus corona. Mereka tiba di Bandara Soekarno Hatta menggunakan penerbangan maskapai Thai Airways pada Selasa (4/2) pukul 18.00 WIB.

Usai menjalani prosedur kedatangan dari Kementerian Kesehatan dan didampingi Tim Kesehatan Dinkes Pemprov Banten, para mahasiswa melakukan pemeriksaan lanjutan di RSUD Banten. Setelah hasil pemeriksaaan menunjukkan kondisinya sehat, mereka dipulangkan ke rumah masing-masing dengan tetap dilakukan pemantauan selama 14 hari.

Dinkes Pemprov Banten berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota untuk pemantauan para mahasiswa tersebut dalam memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.(*)

 Sumber : Republika /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 18 Mei 2020 - 15:13:05 WIB

    Virus Covid-19 Menular Lewat Jenazah, Kok Bisa?

    Virus Covid-19 Menular Lewat Jenazah, Kok Bisa? HARIANHALUAN.COMĀ - Peneliti Bidang Mikrobiologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sugiyono mengatakan jenazah pasien Covid-19 berpotensi menularkan penyakit jika dimandikan. Risiko infeksi bisa terjadi ketika proses.
  • Senin, 11 Mei 2020 - 21:46:59 WIB

    Wah Ada Balita Berusia 5 Bulan Terima BLT, Kok Bisa Ya?

    Wah Ada Balita Berusia 5 Bulan Terima BLT, Kok Bisa Ya? DPRD Yogyakarta menemukan ada balita yang baru berusia lima bulan mendapat undangan untuk mengambil bantuan langsung tunai (BLT) Rp600 ribu selama tiga bulan,Mei, Juni dan Juli. Selain itu ditemukan juga beberapa warga yang m.
  • Ahad, 03 Mei 2020 - 13:38:01 WIB

    Angka Kelahiran Bisa Meledak di Tengah Wabah Corona, Kok Bisa?

    Angka Kelahiran Bisa Meledak di Tengah Wabah Corona, Kok Bisa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengantisipasi ledakan angka kelahiran atau baby boom karena penggunaan KB yang menurun saat terjadi pandemi Covid-19..
  • Sabtu, 02 Mei 2020 - 18:47:33 WIB

    Viral Produk Rokok Sampoerna Dimusnahkan Gegara Corona, Ini Penjelasannya!

    Viral Produk Rokok Sampoerna Dimusnahkan Gegara Corona, Ini Penjelasannya! SURABAYA, HARIANHALUAN.COM - Beredar pesan di WhatsApp PT HM Sampoerna Tbk akan memusnahkan produk rokok yang dikeluarkan melalui jalur ekspedisi Sabtu (25/3) hingga (30/4). Produk rokok tersebut akan ditarik untuk dimusnahka.
  • Jumat, 01 Mei 2020 - 19:01:27 WIB

    Rokok Sampoerna Dipastikan Tak Terpapar Covid-19

    Rokok Sampoerna Dipastikan Tak Terpapar Covid-19 NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- PT HM Sampoerna Tbk memastikan bahwa produk tembakau produksinya tidak terpapar COVID-19 setelah dua karyawannya terkonfirmasi positif virus tersebut dan sudah dirawat di rumah sakit..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]