Ini Alasan Mahfud MD Tolak Pemulangan 660 WNI Bekas ISIS


Kamis, 06 Februari 2020 - 07:33:44 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Tolak Pemulangan 660 WNI Bekas ISIS Menko Polhukam Prof Mahfud Md (Foto: Mohammad Wildan/20detik)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Sebagai pribadi, Prof Mahfud Md punya pendapat senada dengan sejumlah pihak yang keberatan dengan rencana pemulangan 660 orang warga negara Indonesia (WNI) mantan anggota Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS).

Tapi sebagai Menko bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan dia masih harus mendengar pendapat para pejabat terkait tentang isu ini dan mengkajinya bersama.

"Kalau Anda tanya ke saya, Mahfud, saya enggak setuju dipulangkan. Itu ngaco!," kata Mahfud kepada Tim Blak-blakan di kantornya, Rabu (5/2/2020) siang.

Untuk memulangkan dan kembali ke masyarakat, dia melanjutkan, butuh waktu dan tahapan tertentu. Terhadap mereka yang pernah melanggar hukum harus menjalani proses hukum terlebih dahulu. Selama proses menjalani hukuman itulah dideradikalisasi, pembinaan, lalu diserahkan ke masyarakat.

Hanya saja Mahfud membayangkan, kelak ketika mereka sudah kembali ke masyarakat kemungkinan tak akan begitu saja diterima secara terbuka. "Mereka akan dihindari, disindir, dicibir, ya jadi teroris lagi. Jadi, ya biar saja di luar kalau (pendapat) saya ya," ujarnya.

Tapi sikap pribadinya itu tidak lantas akan serta-merta diikuti oleh para pejabat terkait. Dia akan mempersilahkan masing-masing pejabat untuk menyampaikan argumentasi baik-buruknya. "Saya ini demokratis orangnya, silahkan. Kami kaji bersama baik-buruknya."

Saat ini tim khusus yang dipimpin Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius tengah mengkaji opsi kebijakan yang akan diambil, memulangkan atau tidak.

Sebagai catatan, Indonesia memiliki UU Nomor 12 Tahun 2005 tentang Kewarganegaraan. Pasal 23 UU tersebut menyatakan bahwa WNI yang mengikrarkan diri untuk setia terhadap negara lain akan kehilangan kewarganegaraannya.

Selain wacana pemulangan WNI eks ISIS, dalam wawancara khusus selama lebih dari 30 menit itu Prof Mahfud Md juga merespons berbagai kritik aktivis terkait penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang dinilai melemah.

Ia juga menjelaskan secara garis besar ide di balik pembuatan Omnibus Law yang oleh pihak tertentu dicurigai hanya sebagai upaya mempermudah masuknya investasi dari China. Padahal faktanya investasi yang saat ini banyak ditawarkan justru datang dari Uni Emirat Arab dan Saudi Arabia.

Khusus terkait peta jalan penyelesaian kasus-kasus dugaan pelanggaran HAM berat di masa lalu, Mahfud menawarkan konsep amputasi seperti dilakukan oleh pemerintah China dan negara-negara di Eropa Timur. Atau mengikuti jejak yang dilakukan oleh Nelson Mandela di Afrika Selatan.

Selengkapnya, saksikan Blak-blakan Menko Polhukam Prof Mahfud Md, "Pulangkan WNI Eks ISIS, Ngaco!" di detik.com, Kamis (6/2/2020).

 Sumber : Detik /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 31 Mei 2020 - 20:17:25 WIB

    New Normal Boleh Diterapkan, Asal Kriteria Ini Langsung Dipenuhi

    New Normal Boleh Diterapkan, Asal Kriteria Ini Langsung Dipenuhi HARIANHALUAN.COM -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto menjelaskan pemerintah akan menerapkan konsep kenormalan yang baru atau new normal. Meski demikian, pemerintah menyebut penerapan new nor.
  • Ahad, 31 Mei 2020 - 20:17:00 WIB

    Ini Alasan Iman Brotoseno Nonaktifkan Akun Twitter, Hindari Roy Suryo?

    Ini Alasan Iman Brotoseno Nonaktifkan Akun Twitter, Hindari Roy Suryo? HARIANHALUAN.COM - Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) Iman Brotoseno buka suara soal Akun Twitter yang tiba-tiba 'hilang'. Iman mengatakan sengaja menonaktifkan Akun Twitternya ka.
  • Ahad, 31 Mei 2020 - 19:56:30 WIB

    Pria Ini Sedang Dicari-cari Grab Indonesia, Apa Kesalahannya?

    Pria Ini Sedang Dicari-cari Grab Indonesia, Apa Kesalahannya? HARIANHALUAN.COM -- Menjalani profesi sebagai pengendara ojek online, menjadi pilihan bagi sebagian warga Jakarta. Mereka melakoninya demi mendapatkan penghasilan tambahan, namun ada juga yang menjalaninya sebagai sumber naf.
  • Ahad, 31 Mei 2020 - 18:41:48 WIB

    4 Daerah di Indonesia Hari Ini Nol Kasus Baru Covid-19, Berikut Daftarnya

    4 Daerah di Indonesia Hari Ini Nol Kasus Baru Covid-19, Berikut Daftarnya HARIANHALUAN.COM -- Indonesia kembali mencatatkan penambahan kasus virus Corona COVID-19. Ada wilayah yang melaporkan banyak kasus baru, ada juga yang sama sekali tidak ada kasus..
  • Ahad, 31 Mei 2020 - 16:47:03 WIB

    Begini Hukum Sholat Pakai Masker dalam Islam

    Begini Hukum Sholat Pakai Masker dalam Islam HARIANHALUAN.COM - Sejumlah daerah bersiap memasuki new normal dengan risiko COVID-19 yang masih ditemui di lingkungan sekitar. New normal memungkinkan masyarakat hidup berdampingan dengan virus corona dengan tetap aman dan p.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]