PT. Pelindo II akan Menata Pelabuhan yang Dikelolanya


Sabtu, 08 Februari 2020 - 01:03:08 WIB
PT. Pelindo II akan Menata Pelabuhan yang Dikelolanya Suasana di terminal peti kemas Pelabuhan Teluk Bayur.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur atau PT. Pelindo II berencana akan melakukan penataan pelabuhan-pelabuhan yang dikelolanya. Hal ini dilakukan sebagai salah satu tugas pokok yang diamanatkan oleh pemerintah selaku BUMN sebagai Operator Pelabuhan. 

Adapun pelabuhan yang dikelola saat ini di Sumatera Barat adalah Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Muaro Padang dan Pelabuhan Air Bangis di Pasaman Barat. Untuk Pelabuhan Teluk Bayur, penataan terus dilakukan baik yang berkaitan dengan pengembangan pelabuhan secara fisik maupun pengembangan sistem informasi teknologi dalam bentuk pelayanan berbasis digitalisasi yang lebih modern.

Pelabuhan Muara Padang juga akan dilakukan penataan dengan cara membuat Maritime Centre (tempat atau sarana edukasi bagi masyarakat) dan sebagai tempat pengenalan pelabuhan yang ada di Indonesia, khususnya pelabuhan yang ada di Sumatera Barat.

Nantinya, di lokasi tersebut akan tersedia tempat untuk para UMKM yang ada di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang dan terintegrasi dengan terminal penumpang yang melayani kapal cepat tujuan ke Kepulauan Mentawai (saat ini masih tahap desain,red). 

Hal ini dilakukan oleh PT. Pelindo II Cabang Telukbayur dalam Rangka mendukung program pemerintah provinsi Sumatera Barat dan Kota Padang yang akan menjadikan kawasan Muaro Padang tersebut sebagai tempat tujuan wisata dan kawasan Marina.

"Kita berencana akan melakukan penataan terhadap pelabuhan yang dikelola oleh PT. Pelindo II, baik pelabuhan Teluk Bayur maupun Pelabuhan Muaro Padang dan menjadikan pelabuhan itu lebih baik dan lebih modern dari yang ada saat ini. Gunanya, agar arus barang serta orang atau  penumpang Padang-Mentawai dan sebaliknya, bisa berjalan lancar dan nyaman," kata General Manager Pelindo II, Wardoyo melalui Kepala Humas Kiagus Muhammad Budi, Jumat (7/2) sore.

Sedangkan, untuk Pelabuhan Air Bangis di Pasaman Barat terus tetap dikelola dan ditata sedemikian rupa sebagai bentuk eksistensi PT. Pelindo II sebagai pemegang amanat dari pemerintah walaupun adanya keterbatasan dalam hal pengembangan.

"'Alhamdullilah juga Pemerintah telah melakukan pembangunan pelabuhan baru di Teluk Tapang Pasaman Barat, PT.Pelindo II menyambut baik dan mensuport pembangunan pelabuhan baru tersebut," jelas Budi.

Terpisah, General Manager PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Teluk Bayur, Wardoyo sedikit menyayangkan ada informasi dari beberapa media daring yang menyebutkan jika Pelabuhan Teluk Tapang bakal menjadi pelabuhan induk di Sumatra Barat. 

"Saya hanya ingin meluruskan informasi itu agar masyarakat tidak keliru dalam membaca berita dari media daring tersebut, seolah-olah di media tersebut ada wawancara saya dengan wartawan yang memberitakannya," sebutnya.

Dia mengatakan, untuk penetapan suatu pelabuhan harus terlebih dahulu tersedia sarana dan prasarana yang memadai. "Menjadikan pelabuhan yang terintegrasi satu dengan pelabuhan yang lainnya di Sumatra Barat merupakan harapan kita bersama," sebut Wardoyo. 

"Makanya, sekali lagi kita luruskan. Sampai saat ini, belum ada penetapan Pelabuhan Teluk Tapang itu sebagai pelabuhan induk. Penetapan suatu pelabuhan merupakan kewenangan Pemerintah Pusat yaitu, Departemen Perhubungan Laut," lanjutnya. 

Namun, Pelabuhan Teluk Tapang ini memang sangat dibutuhkan di Sumatera Barat. Dengan beroperasinya Pelabuhan Teluk Tapang ini nantinya akan membuat arus barang, baik itu CPO maupun hasil bumi yang ada di Pasaman Barat akan lebih lancar dikeluarkan melalui pelabuhan. 

"Truk yang selama ini membawa CPO melalui jalur darat akan berkurang dan bisa melalui Pelabuhan Teluk Tapang ke PelabuhanTeluk Bayur maupun ke daerah lain tanpa membebani arus kendaraan melalui jalan raya dan biaya logistik mungkin akan lebih efisien," tutup Wardoyo. (*)

 Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 05 April 2020 - 11:51:00 WIB

    PT. Bukit Asam Kembali Gugat Kantor Pertanahan Sawahlunto

    PT. Bukit Asam Kembali Gugat Kantor Pertanahan Sawahlunto SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM -- Jika dulu ada lima sertifikat, kini PT Bukit Asam Tbk menggugat Kantor Pertanahan Sawahlunto atas penerbitan tujuh sertifikat diatas tanah milik PT Bukit Asam Tbk. Prosesnya pun kini telah mema.
  • Selasa, 16 Agustus 2016 - 04:34:18 WIB
    TAK DIHADIRI TERGUGAT TIGA

    Sidang Gugatan PT. KE Ditangguhkan Lagi

    Sidang Gugatan PT. KE Ditangguhkan Lagi PADANG PANJANG, HALUAN—Sidang atas gugatan yang dilayangkan PT. Kultindo Ereshamas (KE) kepada Pemko Padang Pan­jang (tergugat 1), DPRD Padang Panjang (2) dan PT. Hutama Karya (3), terkait pem­bangu­nan Pasar Pusat Padan.
  • Selasa, 14 Juni 2016 - 16:42:10 WIB

    Diduga KKN, PT.Rizqi Tunggal Pratama Sanggah Pokja VI ULP Pasbar

    Diduga KKN, PT.Rizqi Tunggal Pratama Sanggah Pokja VI ULP Pasbar PASBAR, HALUAN - PT Rizqi Tunggal Pratama menuding Panitia Kerja (POKJA) VI ULP Pasaman Barat, merekayasa dan penuh KKN dari proses pemenangan lelang proyek pembangunan stadion dengan pagu dana Rp7,41 miliar di Pasbar ini..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]