PKS Menilai Pimpinan KPK Tak Pantas Bertemu Pimpinan DPR


Sabtu, 08 Februari 2020 - 01:27:21 WIB
PKS Menilai Pimpinan KPK Tak Pantas Bertemu Pimpinan DPR Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak pantas bertemu dengan pimpinan DPR dalam situasi pertemuan yang bersifat tertutup. Itu diutarakannya menyikapi pimpinan KPK yang dipimpin Firli Bahuri bertamu ke pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2) lalu.

"Kalau menurut saya tidak pantas karena kita tidak bisa membedakan mana pertemuan publik mana pertemuan privat, kecuali pertemuan nya dibuat terbuka, boleh kalau terbuka, tapi kalau pertemuan di ruang tertutup ya susah," kata Mardani di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Jumat (7/2).

Lebih lanjut, Mardani lantas membandingkan pimpinan-pimpinan KPK sebelumnya yang sangat menjaga etika saat bertemu dengan siapapun. Terlebih lagi, kata dia, saat itu belum dibentuk Dewan Pengawas (Dewas) KPK seperti saat ini. Dia mengenang pengalaman PKS tatkala memberikan suguhan makanan kepada penyidik KPK. Namun, para penyidik itu tak menyentuhnya.

"Datang penyidik, kita kasih makan, kasih minum, enggak mau mereka, buat mereka kita enggak boleh, etikanya harus dijaga. Buat saya dulu etikanya bagus sekali, sekarang harus dilanjutkan, jangan malah dihilangkan etika itu," kata Mardani.

Melihat hal itu, Mardani menilai proses penegakan korupsi di Indonesia masih memiliki hambatan budaya feodalisme. Guna meminimalisasi hal itu, kata dia, KPK harus membangun sistem atau SOP yang rigid dan kuat terkait etika.

"Kalau enggak boleh ketemu, ya jangan ketemu, karena sekali ketemu, dia basa basi nanti ada hal-hal tertentu malah kita buruk, bener-bener jaga, di ruang publik ini kita tampilkan etika publik. Jangan sampai etika publik dihilangkan," kata Mardani.

Sebelumnya, pimpinan KPK periode 2019-2023 sudah 3 kali melakukan kunjungan ke kompleks parlemen--di luar rapat kerja ataupun rapat dengar pendapat. Padahal, Firli dkk belum genap 2 bulan menjabat. Kunjungan pertama dilakukan dalam rangka silaturahmi dengan pimpinan MPR pada 14 Januari 2020. 

Kunjungan kedua dilakukan dengan menemui pimpinan Komisi III DPR pada 20 Januari 2020. Dan, terakhir menemui pimpinan DPR pada 6 Februari 2020. Ketua KPK Firli Bahuri mengklaim kunjungan mereka ke kompleks parlemen tak membicarakan kasus korupsi. (*)

 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]