Ada-ada Saja..! Pria Ini Buka Jendela Darurat Saat Wing Air Mau Terbang


Ahad, 09 Februari 2020 - 12:36:25 WIB
Ada-ada Saja..!  Pria Ini  Buka  Jendela Darurat Saat Wing Air Mau Terbang Pesawat Wings Air. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Mengejutkan, ketika para penumpang Wings Air masuk pesawat,  salah satu penumpang tiba-tiba membuka jendela darurat (emergency exit window).

Penumpang laki-laki berinisial PMP (30) dengan nomor kursi 1F membuka jendela darurat sebelah kanan. Saat itu, pesawat tengah bersiap untuk lepas landas (take off) dari Bandara Sepinggan Balikpapan menuju Bandara Robert Atty Bessing Malinau.

Baca Juga : Terduga Gembong 500 Gram Sabu Diciduk Polisi

"Penerbangan IW-1478 sudah dipersiapkan dengan baik. Wings Air mengoperasikan ATR 72-600 registrasi PK-WHY dengan empat awak pesawat serta akan menerbangkan 43 tamu atau penumpang," kata Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan tertulis, Minggu (9/2/2020) seperti dilansir inews.id.

Kejadian itu membuat seluruh penumpang diturunkan dan diarahkan kembali ke ruang tunggu keberangkatan. Dengan kondisi tersebut, keberangkatan Wings Air yang seharusnya berangkat Sabtu (8/2/2020) pukul 08.15 WITA harus molor hampir 3 jam.

Baca Juga : Simpan Sabu Dalam Koper, Sepasang Pasutri Dicokok Polisi

Pesawat baru lepas landas pukul 11.00 WITA dengan pesawat Wings Air yang lain bernomor registrasi PK-WGO. Pesawat tiba di Malinau pukul 12.30 WITA.

Danang mengatakan, PMP telah diserahkan kepada kepolisian dan otoritas bandara untuk diperiksa lebih lanjut. Hingga kini, dia masih diperiksa.

Baca Juga : Rp500 Juta Raib, Nasabah Bank di Kediri Dirampok

Wings Air, kata dia, meminta seluruh penumpang untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan, baik di darat maupun saat mengudara.

"Tindakan yang dilakukan oleh penumpang indisipliner atau unruly/disruptive passenger akan mendapatkan sanksi tegas dan memiliki konsekuensi hukum," kata dia.

Baca Juga : Dilaporkan ke Polisi, Ketua Koperasi Sawit Datuk Nan Sembilan Bantah Langgar Aturan

PMP, kata Danang, bisa disangkakan melanggar pasal 54 UU Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan. Ancaman hukuman seperti yang tertuang dalam pasal 142 berupa penjara maksimum 2 tahun atau denda paling banyak Rp500 juta. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Inews.id
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]