Cap Go Meh 2020 Sukses, Perayaan Multi Etnik harus Berlanjut


Senin, 10 Februari 2020 - 13:33:07 WIB
Cap Go Meh 2020 Sukses, Perayaan Multi Etnik harus Berlanjut Perayaan Sipasan di Puncak Cap Go Meh 2020.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Jembatan Siti Nurbaya, PadanG, Sabtu (8/2) sore lalu. Mereka sengaja datang untuk menyaksikan berbagai atraksi kesenian budaya multi etnik yang khusus diselenggarakan oleh warga keturunan Tionghoa dalam rangka perayaan puncak Cap Go Meh 2571.

Mulai dari pertunjukan arakan Sipasan, Barongsai, Silat Minangkabau, perpaduan musik khas etnis Tionghoa dan Minangkabau, kostum berbagai etnis hingga, arakan kio disajikan untuk menyedot perhatian pengunjung.  Cap Go Meh 2571 bukan hanya sekedar perayaan tahun baru Imlek semata. 

Namun juga, bukti kalau di Sumatera Barat, tumbuh kembang  budaya dari berbagai etnis. Baik warga keturunan Tionghoa, Minangkabau, Jawa, Batak, Nias, Sunda, mampu hidup berdampingan. Saling menghormati dan mampu menghargai keberadaan masing-masing.

“Kita bersyukur dapat hadir di festival Multikultural ini. Puncak dari perayaan Cap Go Meh. Semoga ini bisa menjadi daya tarik bagi dunia kepariwisataan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Alwis.

Menurut Alwis, bicara soal pariwisata, tidak serta merta tentang keindahan alam panorama. Namun juga, kebudayaan sebagaimana atraksi budaya yang disaksika hari ini. Tinggal lagi, bagaimana kita mengemas itu untuk menunjang kepariwisataan dari segi keberagaman budaya. “Pariwisata itu, tidak hanya soal keindahan alam. Tapi juga budaya. Tinggal kita bagaimana mengemas itu,”ujar Alwis.

Sementara itu, ketua pelaksana Cap Go Meh 2020, Kiki Arius Arief menyebutkan, iven ini merupakan iven ketiga diselenggarakan di Kota Padang sejak 2018 silam dengan dukungan anggaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Barat. Melalui festival Multikultural ini, diharapkan dapat meningkatka rasa kebersamaan antar sesama.

“Hari ini merupakan puncak perayaan Imlek, berbagai atraksi ditampilkan, mulai dari kolaborai penampilan wushu dengan pencak silat, gandang tansa dari Pariaman dan tambua baronsai, kemudian arak-arakan sipasan panjang, barongsai, tarian naga, lalu sejumlah arakan dari multietnik lainya yang ada di Sumbar. Ini merupakan tahun Ketiga kita didukung oleh anggaran dari Pemerintah,” tutupnya. (*)

 Sumber : rel /  Editor : Agoes Embun


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 03 Februari 2020 - 17:50:09 WIB

    Cap Go Meh 2020, Ajang Memadukan Budaya dalam Satu Gelaran Seni

    Cap Go Meh 2020, Ajang Memadukan Budaya dalam Satu Gelaran Seni PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Masyarakat keturunan Tionghoa dari berbagai perkumpulan yang ada di kawasan Pondok, Padang, tahun ini kembali menggelar perhelatan akbar Festival Cap Go Meh. Berbagai kegiatan mulai pertunjukan sen.
  • Jumat, 31 Januari 2020 - 19:51:41 WIB

    Pasar Van Der Capellen Ramaikan Malam Minggu di Batusangkar

    Pasar Van Der Capellen Ramaikan Malam Minggu di Batusangkar BATUSANGKAR, HARIANHALUAN.COM -- Setelah satu tahun lebih mengisi Minggu pagi masyarakat kota Batusangkar, Pasar Van Der Capellen sebagai destinasi digital GenPi yang dikemas dengan nuansa saisuak (tempo dulu), kini akan turu.
  • Sabtu, 15 Juni 2019 - 20:23:14 WIB

    Kunjungan Wisman Januari-April Tak Capai Target

    Kunjungan Wisman Januari-April Tak Capai Target JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Capaian kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada catur wulan pertama (Januari-April 2019) berada di bawah target. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, jumlah kunjungan wisma.
  • Senin, 10 Juni 2019 - 00:15:31 WIB

    Januari-April 2019, Kunjungan Wisman Tidak Capai Target

    Januari-April 2019, Kunjungan Wisman Tidak Capai Target  JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari-April 2019 5,12 juta orang atau 1,3 juta orang per bulan.Jumalah ini tidak memenuhi  target  1,5 juta per bulan.
  • Senin, 15 Agustus 2016 - 05:03:41 WIB

    Biaya Renovasi WC DPRD Riau Capai Rp1 M

    PEKANBARU, Haluan — Proyek renovasi kamar mandi alias WC gedung DPRD Riau yang dikerjakan oleh CV Putri Sribunga senilai Rp1,070 mi­liar dinilai cukup luar biasa. Meski masih wajar, Wakil Ketua Komisi C DPRD Riau H. Musyaf.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM