46 Koperasi Sudah Kantongi NIK dari Kemenkop UKM


Rabu, 12 Februari 2020 - 18:00:00 WIB
46 Koperasi Sudah Kantongi NIK dari Kemenkop UKM Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pasaman, Jonneri Masli.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Sebanyak 46 koperasi di Kabupaten Pasaman, telah mendapatkan sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK) dari Kementerian Koperasi dan UMKM. Koperasi aktif di kabupaten itu saat ini berjumlah 58 unit koperasi, dari total 237 koperasi yang berbadan hukum dan terdaftar.

"46 koperasi di Pasaman sudah mengantongi NIK dari Kementerian Koperasi. Untuk dapat NIK koperasi harus aktif," ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pasaman, Jonneri Masli di Lubuksikaping, Rabu (12/2/2020).

Jonneri menjelaskan diterbitkannya sertifikat NIK bertujuan untuk menertibkan kegiatan koperasi serta memudahkan pelayanan masyarakat dalam mendapatkan informasi seputar perkoperasian.

Selain itu, kata dia, sertifikat yang dikeluarkan langsung oleh kementrian itu menjadi salah satu indikator untuk mendapatkan bantuan baik dari pemerintah maupun swasta.

"Kepemilikan sertifikat NIK sangat membantu sekali bagi koperasi, misalnya untuk memperoleh bantuan," ujarnya.

Pihaknya, kata dia, akan mengusulkan seluruh koperasi aktif, total 58 koperasi di daerah itu untuk mendaptakan sertifikat NIK. Adapun salah satu syarat untuk mendapatkan NIK ini, koperasi harus menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tiga tahun berturut turut.

"Koperasi yang berhak memperoleh sertifikat NIK hanya yang aktif saja secara kelembagaan maupun usahanya. Untuk persiapan mendapatkan registrasi kita lakukan tahun ini," katanya.

Jonneri pun mendesak seluruh koperasi aktif supaya melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tanpa terkecuali sebelum 31 Maret 2020. Pengurus koperasi juga diminta segera melaporkan hasil RAT tersebut kepada pihaknya.

"Sampai saat ini, dari 58 koperasi aktif di Pasaman baru sepuluh koperasi yang melaksanakan RAT untuk tahun buku 2019. Sisanya masih ada 48 koperasi belum menyelenggarakan RAT," katanya.

Sesuai peraturan perundang undangan tentang perkoperasian, seluruh badan hukum koperasi diwajibkan menggelar RAT setiap akhir tahun jika tidak ingin dibekukan oleh pemerintah.

"Target seluruh koperasi pada tahun ini tuntas gelar RAT. Batas akhir pelaksanaan RAT ini kan 31 Maret setiap tahunnya. Koperasi yang tidak aktif dan bertahun-tahun tidak menggelar RAT, akan kita ajukan untuk dibubarkan," katanya. (*)

Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 30 Mei 2017 - 12:29:20 WIB

    46 Bidan PTT di Payakumbuh Diangkat Jadi PNS

    PAYAKUMBUH, HALUAN – Sebanyak 46 orang Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan RI di lingkungan Pemko Payakumbuh menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Walikota Payakumbuh..
  • Kamis, 16 Juni 2016 - 02:31:38 WIB

    Bazda Pasbar Bantu 460 Fakir Miskin

    Simpang Empat, Haluan — Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menyerahkan bantuan Rp230 juta kepada 460 orang fakir miskin di daerah itu, Selasa (14/6)..
  • Jumat, 26 Februari 2016 - 02:21:54 WIB

    4.146 Siswa SLTA Ikuti UN 2016

    PASAMAN, HALUAN — Sebanyak 4.146 siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) Kabupaten Pasaman akan mengi­kuti Ujian Nasional (UN) pada April 2016..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM