Mengaku akan Nikah, Dua Sejoli Berkolaborasi Jadi Curanmor


Kamis, 13 Februari 2020 - 01:10:30 WIB
Mengaku akan Nikah, Dua Sejoli Berkolaborasi Jadi Curanmor Dua sejoli berkolaborasi melakukan curanmor.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dua sejoli yang berniat akan menikah ditangkap oleh jajaran Reskrim Polsek Koto Tangah karena terlibat dalam aksi curanmor. Dalam beraksi, tersangka menggunakan modus meminjam motor kemudian melarikan dan setelah itu menjualnya dengan harga murah. 

Kapolsek Koto Tangah, AKP Richo Fernanda mengatakan, kedua tersangka ini ditangkap pada Rabu (12/2) sekitar pukul 01.30 WIB. Keduanya yakni, Chendea Peldi alias Cecen (21) dan pacarnya, Armita Sari Indra alias Mawar Sani (18) sudah diamankan oleh petugas kepolisian dan tengah dalam penyelidikan. 

Baca Juga : Diduga Jadi Korban Pengeroyokan, Seorang Polisi Meninggal di Trotoar

"Dua sejoli ini melakukan aksi pencurian di dua lokasi yaitu, pada tanggal 1 Februari dan 11 Februari di dua kawasan berbeda," jelas Kapolsek. 

Baca Juga : Edarkan Narkoba, Oknum ASN Lapas Bukittinggi dan Tiga Rekannya Diciduk

Dijelaskan AKP Richo, kejadian pertama dilakukan oleh kedua tersangka di depan warnet kawasan Jalan Adinegoro, Kelurahan Batang Kabung Gantiang, Kecamatan Koto Tangah awal Februari lalu. Dengan modus meminjam untuk membeli nasi bungkus, dua tersangka ini leluasa melarikan kendaraan milik korbannya. 

"Mereka pun menghilang selama dua hari dan setelah itu baru menjualnya dengan cara online. Uangnya, digunakan untuk hidup sehari-hari dan sisanya ditabung untuk menikah," sebut Kapolsek. 

Baca Juga : Lagi! TKI Disiksa di Malaysia, Gaji 5 Tahun tak Dibayar

Kemudian, aksi kedua pasangan yang mengaku sudah pacaran lebih dari empat tahun ini dilakukan di kawasan Pasia Jambak, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah. Mereka melarikan sepeda motor milik salah seorang pekerja penginapan yang ada di kawasan itu. Modusnya, tetap saja, membeli nasi bungkus. 

"Kedua barang bukti kendaraan bermotor itu berhasil kita amankan. Saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka," ujar Kompol Richo. 

Baca Juga : Minggu Dini Hari, Ratusan Pemuda Bersenjata Terlibat Tawuran di Medan

Sementara itu, kepada penyidik di Mapolsek Koto Tangah, salah seorang tersangka, Mawar Sani mengaku jika uang yang mereka dapatkan dari melakukan aksi curanmor digunakan untuk modal menikah. Sebab, niatan suci keduanya masih terhalang oleh restu orang tua. 

"Rencananya uang hasil pencurian motor itu akan kami gunakan untuk menikah pak. Kami pacaran sudah lama, tapi tidak direstui orang tua," tutup Mawar sambil tertunduk. (*)

Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]