Diduga Ngantuk, Supir Carry Poltekpel Sumbar Tabrak Pohon


Kamis, 13 Februari 2020 - 12:15:06 WIB
Diduga Ngantuk, Supir Carry Poltekpel Sumbar Tabrak Pohon Mobil box carry milik catering Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumbar menabrak  pohon di Jalan Syekh Burhanuddin, Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Kamis (13/2).

PARIAMAN, HARIANHALUAN - Diduga pengemudinya mengantuk, mobil box carry milik catering Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumbar menabrak  pohon di Jalan Syekh Burhanuddin, Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Kamis (13/2).

"Kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, saat itu mobil box milik karyawan catering Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumbar, dengan nomor polisi AB 8625 GU tersebut dikemudikan oleh Dimas Teguh (19) mengangkut satu orang penumpang," kata Kanit Laka Lantas Polres Kota Pariaman, Ipda Afrizal.

Baca Juga : Hilang Kontak di Laut Bali, Kapal Selam KRI Nanggala 402 Belum Ditemukan

Ia mengatakan, sebelum kejadian, mobil tersebut datang dari arah Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman, hendak menuju arah Kota Pariaman, rencana untuk membali bahan untuk dimasak di Poltekpel Sumbar. "Memang mobil ini setiap pagi ke pasar Pariaman untuk membeli perlengkapan dapur untuk dimasak," katanya.

Lebih lanjut Afrizal mengatakan, diduga sopir mengantuk sehingga mobil hilang kendali dan menabrak sebuah pohon yang berada di sebalah kiri jalan. 

Baca Juga : Kasus Pembangunan Ruko, Pihak Pengembang Diduga Langgar Garis Sempadan

"Akibat kejadian itu pengemudi dan penumpang mengalami luka ringan dan dibawa oleh petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pariaman, untuk mendapatkan perawatan," ungkapnya.

Walaupun demikian, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini, apakah ada penyebab lain terjadinya kecelakaan tunggal tersebut.
"Untuk sementara dugaan kita karena mengantuk, kalau alasan kelelahan mungkin kurang masuk akal juga, karena jika dihitung jarak tempuhnya dari Poltekpel Sumbar ke TKP, hanya memakan waktu 30 menit paling lama," katanya.

Baca Juga : Penerapan WBK dan WBB Dicanangkan Lanud Hang Nadim Batam

Dikatakan Afrizal, diperkirakan karena kejadian itu pemilik mobil mengalami kerugian sekitar Rp10 juta, karena mobil mengalami ringsek.

Afrizal juga mengimbau kepada semua pengemudi, kalau mengantuk dan lelah lebih baik beristirahat, jangan dipaksakan untuk mengendarai kendaran karena akan berakibat fatal nantinya.(*)

Baca Juga : Malam Ramadhan, Sepasang Mahasiswa Digerebek Warga di Tempat Kost

Reporter : Yuhendra | Editor : NOVA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]