Tersangka Kasus Korupsi Proyek Transmigrasi Bertambah


Kamis, 13 Februari 2020 - 18:38:31 WIB
Tersangka Kasus Korupsi Proyek Transmigrasi Bertambah Kasadreskrim Polres Limapuluh Kota AKP Anton Luther, di Mapolres setempat, Kamis (13/2/2020).

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM -- Tersangka kasus dugaan korupsi proyek Transmigrasi yang berlokasi di Nagari Galugua Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, tahun anggaran 2012-2013 yang merugikan negara sekitar 900 juta, bertambah satu orang lagi. Sebelumnya dua oknm PNS Limapuluh Kota, AZD dan MLV sudah ditahan Polisi.

Melalui Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Limapuluh Kota, menetapkan satu orang tersangka baru dalam kasus yang merugikan keuangan negara itu. Satu orang tersangka baru tersebut inisial BJ, merupakan rekanan kontraktor dalam proyek tersebut.

"Sementara itu CP sebagai pelaksana proyek akan diperiksa pekan depan sebagai saksi," ungkap Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo, melalui Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther, didampingi Kasubag Humas, AKP. Yuhelman dan KBO Satreskrim, IPTU. Army Ariosa, Kamis siang 13 Februari 2020.

"Tersangka yang berinisial BJ tersebut, juga akan dijadwalkan menjalani lanjutan pemeriksaan sebagai tersangka dalam waktu dekat. Sementara pelaksana proyek CP, baru kita periksa sebagai saksi pekan depan," sambung Anton Luther.

Sebelumnya penyidik Tipikor Satreskrim Polres Limapuluh Kota, telah menetapkan dua orang tersangka yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial dan Tranmigrasi dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

"Memang, dalam kasus dugaan Korupsi Transmigrasi di Kabupaten Limapuluh Kota kita (penyidik) telah menahan dua orang tersangka," sebut mantan Kasat Reskrim Polres Batusangkar itu menambahkan. (*)

Reporter : Zulkifli | Editor : Milna
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]