Resmi Dilaunching, Batik Ceta Bacorak jadi Khas Sijunjung


Kamis, 13 Februari 2020 - 20:27:06 WIB
Resmi Dilaunching, Batik Ceta Bacorak jadi Khas Sijunjung Bupati Sijunjung Drs.H.Yuswir Arifin didampingi Ketua Dekranasda Ny. En Yuswir serta Forkopimda melepaskan balon ke udara sebagai tanda Launching Batik Ceta Bacorak khas Kabupaten Sijunjung, Kamis (13/2/2020) dilapangan M Yamin Muaro Sijunjung.

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM -- Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Sijunjung ke 71 tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Sijunjung menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya launching serta fashion show batik ceta bacorak oleh Bupati Sijunjung H. Yuswir Arifin , Kamis (13/2/2020) dilapangan M Yamin Muaro Sijunjung.

Selain itu, wisuda Tahfiz 7000 anak PAUD, mencanting Batik anak PAUD, festival Kuliner olahan bahan lokal dan kolaborasi kesenian 1000 pendidik PAUD bersama Indo Jalito Peduli ikut memeriahkan HJK Sijunjung ke 71 Tahun 2020.

Launching serta fashion show batik ceta bacorak dan tenun unggan tersebut merupakan sebagai bentuk upaya mengenalkan, mempromosikan dan menunjukkan kreasi baju khas Kabupaten Sijunjung yaitu batik Ceta Bacorak dan songket tenun Unggan khas Kabupaten Sijunjung ke Kabupaten/kota lainnya.

Sampai mancanegara dengan berbagai motif yang unik bertemakan nilai budaya atau nilai kearifan lokal maupun kearifan alam Kabupaten Sijunjung. Batik Ceta Bacorak tersebut merupakan ide dan gagasan Bupati Sijunjung Yuswir Arifin.

Batik Ceta Bacorak terdiri dari berbagai macam motif yang menggambarkan sejarah dan kearifan lokal Kabupaten Sijunjung yang dipadukan dengan sentuhan warna kontemporer atau kekinian dan juga tidak hanya sekedar motif namun memiliki arti dan filosofi.

"Setiap daerah pasti punya ciri khas masing masing, baik itu di bidang Seni budaya ataupun kerajinan. Begitu juga dengan batik ceta bacorak dan tenun unggan. Hal itu menunjukan penggalian potensi daerah agar menarik serta membedakan dengan daerah lain, dimana dalam pengerjaan batik ceta bacorak dan tenun unggan ciri khas Kabupaten Sijunjung dibutuhkan kepiawaian, kejelian dalam menghasilkan karya seni yang tinggi," ujar Bupati Sijunjung, H. Yuswir Arifin.

Bupati menjelaskan bahwa Batik Ceta Bacorak tersebut pembuatannya tak beda jauh dengan batik lainnya seperti ditulis, dicap maupun kolaborasi antar kedua cara tersebut.

"Dari sejarahnya pada tahun 1920-an batik telah diproduksi oleh masyarakat kabupaten Sijunjung untuk dibawa ke Rengat dan Kampar Kiri Provinsi Riau melalui jalur Sungai, dimana ketika itu Kabupaten Sijunjung belum terbentuk. Dan sekarang kita kembali mengangkat sejarah tersebut atau mambangkik batang tarandam khas Kabupaten Sijunjung dan akan dikembangkan lebih lanjut," kata Bupati.

Menurutnya berbagai daya dan upaya dilakukan oleh pemkab Sijunjung melalui Dekranasda Sijunjung dalam meningkatkan produk lokal Sijunjung. Mulai dengan membangun gedung sentra produksi, pembinaan dan pelatihan bagi pengrajin batik Ceta Bacorak dan tenun serta songket unggan.

"Pemerintah daerah terus mendorong supaya para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa lebih berkembang. Potensi yang kita miliki cukup besar dan Ini merupakan langkah positif demi menerapkan one village one product untuk meningkatkan taraf ekonomi dan pemerataan perekonomian masyarakat kita sesuai dengan visi misi Daerah," ujarnya.

Bupati Sijunjung juga berpesan dan menghimbau kepada pejabat pemerintah maupun non pemerintah serta warga masyarakat agar ikut mempromosikan dan mendukung dengan cara mengenakan Batik Ceta Bacorak tersebut dalam berbagai kesempatan.

" Untuk kedepannya Batik Ceta Bacorak juga akan dikenakan oleh para ASN dilingkup Pemerintahan Kabupaten Sijunjung pada waktu tertentu serta pada acara dan kesempatan lainnya. Nanti kita akan buatkan perbup-nya," terang Yuswir Arifin yang juga pencipta Lagu Mars Sijunjung.

Dalam kesempatan itu, Yuswir Arifin juga menyampaikan terimakasih kepada penggiat batik yang menciptakan batik khas Kabupaten Sijunjung tersebut . Ia berharap kedepan, batik khas Sijunjung semakin berkembang dan Industri batik semakin maju Sehingga dapat mengangkat perekomomian Kabupaten Sijunjung.

Sebanyak 71 motif batik Ceta Bacorak ditampilkan oleh para pemuda pemudi yang merupakan gabungan dari duta budaya, duta genre, duta wisata, uda uni Sijunjung dan pelajar yang melambangkan 71 tahun usia Kabupaten Sijunjung. Bahkan, para ASN Perempuan di lingkup Pemerintahan kabupaten Sijunjung pun ikut serta dalam fashion show Batik Ceta Bacorak tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut, Organisasi Perantau Perempuan Indo Jalito, Wakil Bupati Arrival Boy, Ketua DPRD Bambang Surya Irwan, Sekdakab Zefnihan, Ketua TP-PKK Ny.Endra Yuswir, Unsur Forkopimda, Kepala OPD, para Camat, Wali Nagari, Dharma wanita, Bundo Kandung, Ninik mamak, Guru Paud dan para tamu undangan lainnya. (*)

Reporter : Ogi | Editor : Milna
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]