Kabar Gembira..! Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Dibuka Maret


Jumat, 14 Februari 2020 - 17:10:25 WIB
Kabar Gembira..! Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Dibuka Maret Sekretaris Balitbang SDM Kemenkominfo, Haryati (foto YESI)

PADANG, HARIANHALUAN.COM- Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika (Balitbang SDM Kemenkominfo) baru saja melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Bidang Komunikasi dan Informatika Tahun Anggaran 2020, bertempat di Hotel Mercure, Padang, Jumat (13/2).

Sosialisasi ditargetkan untuk calon peserta beasiswa yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN), wiraswasta dan karyawan swasta.

Sosialisasi yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang proses penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi mitra ini, untuk pertama kalinya pada Tahun 2020 dilaksanakan di Kota Padang. 

Kegiatan ini dibuka oleh  Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta menghadirkan narasumber dari perwakilan Perguruan Tinggi Mitra Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Bidang Komunikasi dan Informatika. 

Sekretaris Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Haryati menyampaikan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah untuk menyebarkan informasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat luas terkait Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Kementerian Kominfo dan untuk mencetak Government Public Relations dan Chief Information Officer untuk mendukung pelaksanaan e-government di instansi pemerintah pusat dan daerah.

”Sejak tahun 2019, kami mulai membuka Program Beasiswa S2 Bidang Komunikasi dan Informatika ini untuk masyarakat umum. Kami berharap dengan terbukanya Program Beasiswa ini bagi masyarakat umum, kami dapat mendukung peningkatan mutu dan daya saing professional bidang kehumasan dan Chief Information Officer (CIO) di instansi swasta. Selain itu, kami juga berharap bahwa dengan adanya Program Beasiswa ini dapat mendorong pengembangan karir dan peningkatan daya saing masing-masing penerima beasiswa serta mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kecerdasan bangsa,” ungkap Haryati. 

Melalui kegiatan ini, peserta Sosialisasi dapat bertemu langsung dengan perwakilan Perguruan Tinggi mitra Program Beasiswa dan mendapatkan informasi dari pengelola beasiswa masing-masing perguruan tinggi yang memaparkan profil perguruan tinggi, kurikulum pendidikan magister, persyaratan dan prosedur penerimaan di Perguruan Tinggi.

Beasiswa S2 dari Kemkominfo ini, bermitra dengan sejumlah Perguruan Tinggi antara lain Magister Ilmu Komunikasi Fisip USU; S2 Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Andalas; S2 Ilmu Komunikasi UGM; S2 Manajemen Keamanan Jaringan Informasi (MKJI) Fakultas Teknik UI; S2 ilmu Komunikasi UNS; Sekolah Tinggi Elektro dan Informatika ITB; Program PascaSarjana Teknik Elektro ITS; dan Magister Teknologi Informasi UGM.

Haryati, menjelaskan karena beasiswa S2 ini dibuka untuk dua jalur, PNS dan Umum ada prasyaratyang harus dipenuhi penerima.

"Persyaratan antara lain usia maksimal 29 tahun, ada surat rekomendasi dari pejabat berwenang, perayaratan khusus berpengalaman kerja yang sesuai di bidang komunikasi dan informatika minimal 2 tahun, toelf dan standar IPK," jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Kemkominfo memberikan 10-12 kuota per universitas mitra. 

"Ada 10-12 kuota per PTN yang menjadi mitra. Dengan anggaran yang disediakan Rp 14 milyar setiap tahunnya untuk program beasiswa dalam dan luar negeri," kata dia. 

Total sudah ada 1.700 mahasiswa yang yang sudah diberikan beasiswa oleh Kemkominfo dalam sejak mulai dilaksanakan 2007 lalu. 

"Pendaftaran bulan maret, ada dua gelombang pendaftaran. Setiap peminat beasiswa, terbuka kesempatan tidak hanya di lokasi domisili, bisa di universitas lain yang menjadi mitra kemkominfo," jelasnya.

Haryati menegaskan proses pendaftaram tidak dipungut bayaran. 

"Sejak memulai pendaftaran itu free alias tidak dipungutbayaran. Sedangkan hak yang diterima penerima beasiswa, gratis SPP 4 semester, uang saku/tunjangan hidup Rp1.500.000 setiap bulan, kemudoan bantuan operasional untuk tugas akhir," jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fisip Unand, Alfan miko, yajg turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan ada porsi30% bagi kalangan umum untik menjadi penerima beasiswa ini.

"Biasanya ASN sekarang kemkominfo memberikan ruang kepada kalangan umum untuk menjadi penerima beasiswa. Biasanya kami memberikan porsi 30% untuk umum yang ingin meningkatkan kapasitas mereka. Beasiswa diputuskan oleh kemkominfo, pihak kampus hanya memberikan rekomendasi dari hasil seleksi dan tes di universitas terkait," ucapnya.

Miko sangat mengapresiasi langkah pemberian beasiswa dari kemkominfo karena sangat sesuai dengan kebutuhan saat ini.

"Ilmu komunikasi adalah ilmu yg dinamis dan sangat cepat perkembangannya. Saya sangat apresiasi kemkominfo memberikan perhatian untuk meningkatkan kapasitas SDM dikedinasan sehingga mereka memiliki bekal. Pemberian beasiswa ini adalah langkah yang tepat saya rasa," tutupnya. (*)
 

Reporter : YESI /  Editor : Dodi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM