Mafia Tanah Awas! Menteri ATR/BPN Putuskan Pelakunya Wajib Dipublikasikan


Senin, 17 Februari 2020 - 10:29:34 WIB
Mafia Tanah Awas! Menteri ATR/BPN Putuskan Pelakunya Wajib Dipublikasikan Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Keberadaan mafia tanah di Indonesia yang selama ini membuat resah banyak pihak perlu diberikan efek jera. Untuk itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia bekerja sama membentuk satuan tugas (satgas) mafia tanah untuk mengupas tuntas sengketa dan konflik di bidang pertanahan.

"Mafia tanah ini tidak banyak, tapi temannya banyak. Oleh sebab itu, kalau kita kerja bersama mungkin mafia tanah akan berpikir berulang kali untuk melakukan kejahatan," yjar Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil, dikutip dari laman resmi Kementerian ATR/BPN, Senin (17/2/2020).
 
Sofyan A. Djalil mengatakan di tahun 2020, sedikitnya ada 61 kasus mafia tanah di seluruh Indonesia yang harus diungkap ke publik. "Kita ingin bikin jera mafia tanah. Oleh sebab itu, kita perlu bekerja sama untuk selesaikan tantangan kita untuk berantas para mafia tanah," kata Menteri ATR/Kepala BPN.

Lebih lanjut, Menteri ATR/Kepala BPN memberikan kriteria kasus yang harus diungkap untuk diberikan efek jera kepada para mafia tanah yaitu salah satunya kasus yang ditangani bisa menjadi bahan pembelajaran.

"Dari kasus yang baru saja kita ungkap, ternyata kita belajar bahwa sistem dukcapil masih ada celah yang perlu diperbaiki dan jangan sembarang percaya kepada oknum oknum yang mengaku PPAT, gunakan PPAT terpercaya untuk menghindari yang fiktif," ucapnya.

Sofyan A. Djalil menambahkan kasus yang perlu diungkap harus menjadi perhatian publik. "Dengan menjadi perhatian publik, kemudian masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam melakukan jual beli tanah. Di samping itu, dengan diungkapnya identitas pelaku seharusnya mafia tersebut merasa kapok," tambahnya.

Menteri ATR/Kepala BPN juga mengimbau kepada seluruh jajaran di Kantor Wilayah BPN Provinsi hingga Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota untuk jalin silaturahmi kepada para penegak hukum di wilayah masing-masing.

"Jalin silaturahmi yang baik dengan penegak hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan, karena kita adalah tim dalam rangka menjadikan negara lebih baik lagi di masa akan datang," imbaunya.

"Yang terpenting, mari sama-sama kita bekerja. Bekerja bersama untuk menyelesaikan tantangan yang sedang kita hadapi untuk kejayaan di negeri kita di masa yang akan datang," tegas Menteri ATR/Kepala BPN. (*)

 Sumber : Kementerian ATR/BPN /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 12 Februari 2020 - 17:05:20 WIB

    Dituntut Hukuman Mati, Mafia Sabu asal Palembang Langsung Mewek

    Dituntut Hukuman Mati, Mafia Sabu asal Palembang Langsung Mewek PALEMBANG, HARIANHALUAN.COM -- Mafia pengedar 20 kilogram sabu-sabu serta 18.800 butir pil ekstasi di Kota Palembang, Michael Kosasih (26) divonis mati. Mendengar vonsi itu, Kosasi langsung nangis mewek..
  • Ahad, 19 Januari 2020 - 15:27:22 WIB

    Mafia Migas Masih Berkeliaran, Ini Buktinya...

    Mafia Migas Masih Berkeliaran, Ini Buktinya... JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Mafia migas diyakini masih berkeliaran berburu rente. Mereka mencari keuntungan tanpa memperdulikan nasib pihak lainnya termasuk negara..
  • Sabtu, 22 Oktober 2016 - 01:11:27 WIB

    Sapu Bersih Mafia Tanah

    JAKARTA, HALUAN — Men­teri Agraria dan Tata Ruang yang juga menjabat Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil memas­tikan, instansinya akan terus membenahi sisi internal dan eksternal di sektor pertanahan. Pem.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM