Begini Cara Keji Dokter Aborsi Ilegal Musnahkan 903 Janin


Selasa, 18 Februari 2020 - 08:17:03 WIB
Begini Cara Keji Dokter Aborsi Ilegal Musnahkan 903 Janin Polisi Bongkar Klinik Ilegal yang Aborsi 903 janin di Jakpus (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Polisi berhasil mengungkap klinik aborsi ilegal di Senen, Jakarta Pusat (Jakpus). Setidaknya 903 janin sudah diaborsi di klinik ilegal ini. Cara keji pun dilakukan untuk memusnahkan janin hasil aborsi.

Pengungkapan klinik aborsi ilegal ini mulanya berbekal informasi masyarakat dan promosi via website. Klinik ini baru beroperasi selama 21 bulan. Fantastisnya, pasien klinik tersebut sudah mencapai 1.632 dengan jumlah bakal bayi yang sudah diaborsi di klinik ini mencapai 903 janin.

Ada tiga orang yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus sindikat klinik aborsi ilegal ini. Tiga orang tersebut yakni MM sebagai dokter, RM sebagai bidan, dan SI sebagai tenaga kesehatan.

Untuk menutupi jejak aborsi ilegal itu, cara keji pun dilakukan para tersangka. Para tersangka yang merupakan dokter hingga bidan, dengan teganya menghancurkan bakal bayi hasil aborsi dengan cairan kimia.

Cairan kimia itu dituangkan ke dalam septic tank. Setiap janin hasil aborsi akan dimasukkan ke dalam septic tank yang sudah bercampur cairan kimia dengan tujuan untuk menghilangkan jejak praktek aborsi yang dilakukan tersangka.

"Kita lakukan pemeriksaan bahwa para janin itu dibuang di septic tank. Caranya dengan menaruh bahan kimia untuk menghancurkan janin-janin itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/2).


Namun, untuk janin di atas usia 4 bulan, cairan kimia itu tak secara tuntas menghancurkannya.

"Yang paling mudah itu janin satu atau dua bulan tidak terlalu kentara, janin yang agak susah itu karena harganya lebih mahal ya, contoh di 4 bulan ke atas," ucap Yusri.
Polisi pun telah mengambil sampel janin yang dibuang ke dalam septic tank. Sampel itu akan diuji terlebih dulu untuk memastikan janin-janin yang diaborsi itu lah yang terendam dalam septic tank.

"Siang tadi kita melakukan olah TKP kita bongkar septic tank yang ada untuk mengambil barang bukti yang lain, seperti janin-janin yang ada di sana. Ini tim lagi bekerja di TKP, rencana kita lakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan bahwa memang janin-janin itu ada di septic tank tersebut," ujarnya.

Kini, polisi terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap Dokter berinisial S yang diketahui sebagai pengganti aborsi dokter A alias MM.

"Dokter A ini kan sedikit sudah terganggu kesehatannya sehingga tidak melakukan aborsi, tapi sebelumnya sekitar 21 bulan itu dia sendiri yang melakukan. Untuk menggantikan dia ini dia merekrut satu mitra lagi namanya dokter S. Dokter S ini yang kita sedang lakukan pengejaran. Dokter S inilah yang telah melakukan tindakan aborsi di sana setelah dapat pasien dari bidan yang ada," kata Yusri.(*)
 

 Sumber : Detikcom /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 05 April 2020 - 18:23:08 WIB

    Faktor Gen Pengaruhi Keparahan Covid-19, Begini Kata Ahli

    Faktor Gen Pengaruhi Keparahan Covid-19, Begini Kata Ahli JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sebagian pasien infeksi virus corona (Covid-19) memiliki gejala yang ringan dan sebagian lain punya gejala yang parah. Para ahli memperkirakan, gen memiliki peranan penting memengaruhi tingkat kepa.
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 06:35:06 WIB

    Cuma Sekali Pakai, Begini Nasib Baju Hazmat Setelah Tak Digunakan

    Cuma Sekali Pakai, Begini Nasib Baju Hazmat Setelah Tak Digunakan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Alat Pelindung Diri (APD) saat ini menjadi kebutuhan mendasar tenaga kesehatan dalam menangani pasien positif virus corona COVID-19. Terus meningkatnya jumlah pasien terinfeksi, membuat kebutuhan A.
  • Kamis, 26 Maret 2020 - 12:30:08 WIB

    Soal Mutasi Virus Corona yang Sedang Mewabah, Begini Penjelasan Ahli

    Soal Mutasi Virus Corona yang Sedang Mewabah, Begini Penjelasan Ahli JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Seorang Ahli Virus dari Yale School of Public Health, Nathan Grubaugh mengatakan meskipun virus corona SARS-Cov-2 bermutasi, tetapi ia menilai hal itu tidak berbahaya. Sebab, mutasi adalah sifat al.
  • Sabtu, 21 Maret 2020 - 01:13:37 WIB

    Begini Klarifikasi Kominfo soal Klorokuin Bisa Sembuhkan Corona

    Begini Klarifikasi Kominfo soal Klorokuin Bisa Sembuhkan Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memperbarui soal klorokuin bisa menjadi obat sembuh virus Corona (COVID-19). Atas adanya informasi terbaru klorokuin direkomendasikan untuk penyemb.
  • Senin, 16 Maret 2020 - 06:01:17 WIB

    Virus Corona Bisa Sebabkan Anak Lahir Cacat? Begini Faktanya

    Virus Corona Bisa Sebabkan Anak Lahir Cacat? Begini Faktanya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Penyebaran virus corona baru atau COVID-19 ke berbagai negara telah ditetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Siapa pun bisa terinfeksi virus ini, termasuk ibu hamil..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM