Selamatkan Pesisir Pantai, Baharkam Polri Instruksikan Jajarannya Tanam Mangrove


Selasa, 18 Februari 2020 - 17:03:25 WIB
Selamatkan Pesisir Pantai, Baharkam Polri Instruksikan Jajarannya Tanam Mangrove Sejumlah personel Polairud Polres Pessel bersama masyarakat yang tergabung dalam kelompok peduli lingkungan saat menanam bibit mangrove di kawasan Konservasi Penyu Ampiang Parak, Kecamatan Sutera.

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Sebagai bentuk implementasi arahan program penghijauan Kapolri, Polres Pesisir Selatan bersama jajaran melakukan penanaman pohon mangrove di lokasi penangkaran penyu Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Selasa (18/2).

Turut serta dalam kegiatan tersebut Polairud Polres Pessel, Polsek setempat, Pokmaswas Laskar Pemuda Peduli Lingkungan Ampiang Parak, Arbeiter Samariter Bund (ASB), serta sejumlah guru dan siswa yang tergabung dalam gerakan peduli lingkungan.

"Gerakan penanaman pohon bakau ini, sebagai bentuk penerapan kebijakan Kapolri tentang dukungan penghijauan lingkungan. Kegiatan ini dilakukan secara nasional oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia," ujar Kasat Polairud Polres Pessel, Iptu Rosa Harisman pada Haluan di lokasi.

Menurutnya, gerakan penanaman pohon mangrove atau bakau merupakan bukti kecintaan dan kepedulian Polri terhadap bumi dan wilayah pesisir pantai yang ada di seluruh Indonesia.

"Penanaman pohon mangrove ini bertujuan untuk mengurangi dampak bencana abrasi di sepanjang pantai. Selain itu, juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar di bidang pariwisata," ucapnya.

Ia menyebutkan, kegiatan yang mengangkat tema, "Polri Peduli Penghijauan Pantai dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir" bakal digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada Jumat (21/2) mendatang.

"Untuk kegiatan di Sumbar, rencananya dipusatkan di pantai Tiram, Padang Pariaman yang bakal dihadiri langsung oleh Kapolda Irjen Pol Toni Harmanto," ujarnya lagi.

Gerakan penghijauan, kata dia, bakal dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polres Pessel. Sasarannya adalah daerah yang dianggap rawan bencana.

"Sekitar 3.000 bibit mangrove jenis Rhizhopora Apichiluta kami datangkan dari UPTD Balai Sertifikasi dan Pembenihan Tanaman Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar. Benih ini berasal dari Kelompok Andaman Jaya, Jorong Ujung Lambung, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam," ucapnya lagi.

Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan perlunya menjaga dan merawat mangrove yang sudah ditanam agar dapat tumbuh besar dan berkembang.

"Selama ini, kita hanya semangat saat menanamnya saja namun lupa untuk merawat. Jadi, kami imbau kepada masyarakat dan pengunjung nantinya marilah kita sama-sama menjaga mangrove ini tumbuh subur. Jangan sampai tumbuhan itu mati apalagi sampai hilang," ujarnya mengingatkan. (*)

Reporter : ist /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]m