Sejumlah Obyek Wisata di Pariaman Rawan Maksiat, Satpol PP Lakukan Penertiban


Rabu, 19 Februari 2020 - 19:33:14 WIB
Sejumlah Obyek Wisata di Pariaman Rawan Maksiat, Satpol PP Lakukan Penertiban Seorang pedagang menenatang aksi penertiban yang dilakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pariaman di kawasan taman Anas Malik Kota Pariaman, Rabu (19/2) sore. Yuhendra

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pariaman melakukan penertiban di sepanjang pantai di daerah itu. Aksi penegakan perda itu mendapat protes dari pedagang, dan membuat situasi memanas.

"Hari ini kami diperintahkan Kadis Pol PP untuk melakukan razia di beberapa titik kawasan wisata di Pariaman," kata Kasi PPNS Pol PP Pariaman, Alrinaldi, di Pariaman, Rabu (19/2).

Ia menyampaikan ada 4 titik lokasi penertiban yang dilakukan, pertama di Kawasan Pantai Kata, di mana kawasan tersebut diduga kerap dijadikan tempat berbuat mesum pasangan muda-mudi yang terbuat dari ayunan.

"Di kawasan itu kami berhasil mengamankan 6 ayunan, diduga razia ini bocor sehingga kawasan itu tidak ramai," katanya.

Setelah di Pantai Kata, razia dilanjutkan ke Pantai Sunur, di mana kawasan ini juga kerap ada ayunan serupa. Namun, saat petugas sampai di lokasi tidak ada satupun ayunan yang ditemukan.

Selanjutnya, rombongan menlanjutkan perjalanan ke Taman Anas Malik. Kawasan ini merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan dilarang untuk berjualan di lokasi tersebut.

"Di taman Anas Malik ini tidak dibenarkan ada aktivitas perdagangan. Di lokasi itu kami menemukan ada meja, kursi dan pondok pedagang, dan langsung diamankan," katanya.

Di Taman Anas Malik ini, saat petugas Satpol PP mengamankan perlengkapan pedagang, terjadi aksi protes oleh pedagang yang tidak ingin meja dan kursi mereka diamankan. Bahkan pedagang sempat beradu argumen dengan petugas.

"Memang tadi ada sedikit perlawanan terhadap petugas, dengan alasan tanpa ada pemberitahuan. Padahal baru kemarin kita berikan surat peringatan (SP) 3, namun mereka masih juga melakukan pelanggaran perda," kata Alrinaldi.

Selanjutnya, razia berlanjut ke Kawasan Talao Pauh. Namun di lokasi itu anggota Satpol PP hanya memantau situasi dan melaporkan kondisinya. Jika ada yang melakukan pelanggaran akan diberikan peringatan.

"Untuk di Talao Pauh ini kami hanya melihat kondisinya saja, dan melaporkan hasilnya. Jika ada pelanggaran nanti akan kami beri terguran terlebih dahulu," katanya.(*).
 

Reporter : Yuhendra /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]