Ahok Sindir 'Partai Kecil Ngomong Gede', Begini Respons PSI


Rabu, 19 Februari 2020 - 22:35:43 WIB
Ahok Sindir 'Partai Kecil Ngomong Gede', Begini Respons PSI Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merespons pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang bermuatan sindiran kepada partainya secara tidak langsung. Dalam acara Ngobrol Tempo dan peluncuran buku 'Panggil Saya BTP', Senin (17/2), Ahok menyebut PSI sebagai 'partai kecil yang ngomong gede'.

Wasekjen PSI, Danik Eka Rahmaningtyas menjawab sindiran Ahok tersebut dengan ucapan terima kasih dan doa.

"Terima Kasih atas kritik Pak Ahok kepada PSI...Betul Pak, kami memang masih partai baru masih kecil, Insya Allah kami akan berjuang dengan apa yang kami punya," ujar Danik lewat video yang diunggah di channel Monologue TV, yang diakses CNNIndonesia.com, Selasa (19/2) malam. Akun tersebut kemudian juga diunggah ulang melalui akun twitter resmi PSI.

PSI, kata Danik, saat ini sudah mulai 'mengecilkan' omongan mereka dan lebih fokus menjaga amanah rakyat. Cara itu, lanjut Danik, dilakukan oleh para kader PSI yang duduk di sejumlah kursi dewan tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota.

"Di Jakarta, PSI bekerja menyelamatkan anggaran, memastikan tak ada uang rakyat dikorupsi atau dihamburkan sia-sia. Saya jadi ingat, itu dulu yang Bapak perjuangkan di Jakarta. Nggih pak?," ujar Danik.

Danik menggarisbawahi, kerja-kerja PSI selama ini karena inspirasi yang didapat dari nilai yang ditanamkan Ahok ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Kami, semua teman-teman PSI akan selalu mendoakan Bapak dan menjalankan nilai yang Pak Ahok perjuangkan di manapun bapak berada," ujar Danik.

Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan alasan dirinya memilih masuk PDI Perjuangan (PDIP). Ahok mengakui bahwa PDIP merupakan salah satu partai nasionalis besar. Ahok menilai partai baru hanya bisa ngomong gede, sebab mereka belum teruji ketika masuk parlemen.

Eks Wagub pasangan Ahok, Djarot Saiful Hidayat turut mengilas balik peristiwa Ahok masuk PDIP. Djarot mengungkapkan bahwa jelang Pemilu 2019, Ahok menolak menjadi sosok pembesar Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Dia (Ahok) tidak mau namanya untuk dianggap atau meng-endorse, membesarkan maaf ya, Partai PSI," kata Djarot. (*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 13 Desember 2019 - 17:15:31 WIB

    Demo di Mabes Polri, PA 212 'Usik' Lagi Ahok

    Demo di Mabes Polri, PA 212 'Usik' Lagi Ahok JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 berunjuk rasa di depan Mabes Polri. Mereka menuntut polisi mengusut tuntas kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Sukmawati Soekarnoputri dan Ahmad Muwafiq .
  • Senin, 18 November 2019 - 20:41:19 WIB

    Rizal Ramli: Ahok Sama Mafia Bakalan Cincay

    Rizal Ramli: Ahok Sama Mafia Bakalan Cincay JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli tidak yakin dengan kinerja Ahok jika diangkat menjadi pimpinan di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)..
  • Kamis, 14 November 2019 - 17:29:41 WIB

    MUI Bela Ahok Jadi Bos BUMN? Ini Penjelasan Sekjen MUI

    MUI Bela Ahok Jadi Bos BUMN? Ini Penjelasan Sekjen MUI JAKARTA, HARIANHLUAN.COM - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan tidak masalah jika mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnamo alias Ahok menjadi bos di salah satu perusahaan BUMN. Me.
  • Kamis, 14 November 2019 - 17:16:31 WIB

    Duga Ada Motif Lain, Novel Bamukmin: Ahok Produk Gagal, Kok Bisa Jadi Pejabat Lagi?

    Duga Ada Motif Lain, Novel Bamukmin: Ahok Produk Gagal, Kok Bisa Jadi Pejabat Lagi? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Novel Bamukmin mengaku heran Presiden Joko Widodo mempertimbangkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjadi pejabat negara setelah tersandung kas.
  • Kamis, 14 November 2019 - 09:22:02 WIB

    PA 212 Tanggapi Soal Ahok yang Akan Pimpin BUMN

    PA 212 Tanggapi Soal Ahok yang Akan Pimpin BUMN JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) mempertanyakan kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang berencana merekrut mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk menempati jab.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM