Penembakan di Kenya, 3 Orang Tewas Diduga dari Kelompok Jihadis Somalia


Kamis, 20 Februari 2020 - 04:48:57 WIB
Penembakan di Kenya, 3 Orang Tewas Diduga dari Kelompok Jihadis Somalia Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Setidaknya tiga orang dinyatakan tewas ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke bus penumpang di timur laut Kenya. Serangan itu diduga dilakukan kelompok jihadis Al-Shabab yang berasal dari negara tetangga, Somalia.

"Sebuah penambakan terjadi di bus penumpang dan tiga orang dinyatakan tewas," ujar seorang Perwira Senior Polisi di Mandera, daerah perbatasan Kenyadengan Somalia seperti dilansir AFP, Kamis (20/2/2020).

Pemilik bus mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/2/2020) sekitar pukul 11.00 pagi waktu setempat. Peristiwa berawal saat seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ketika bus meninggalkan Mandera.

Dia mengatakan tak ada petugas keamanan dalam bus tersebut. Tindakan pencegahan biasanya hanya dilakukan di wilayah di mana serangan kelompok jihadis Al-Shaabab sering terjadi.

Semenjak awal tahun ini, kelompok jihadis jaringan Al-Qaeda itu telah meningkatkan serangan di timur Kenya, sepanjang perbatasan Somalia. Sementara bulan lalu, tiga orang terbunuh di dekat wilayah selatan perbatasan Somalia, ketika seorang pria bersenjata menyerang sebuah bus yang sedang melakukan perjalanan.


Kelompok jihadis Al-Shabab juga diduga telah melakukan serangan di selatan Garisa, di wilayah perbatasan lainnya. Tiga orang guru dinyatakan tewas.

Sementara itu, pada 5 Januari 2020 lalu, kelompok jihadis itu menyerbu pangkalan militer AS di pesisir Lamu, di mana serangan itu menghancurkan beberapa pesawat dan tiga orang Amerika terbunuh. Dua hari setelahnya, mereka juga membunuh empat warga sipil, termasuk di antaranya anak-anak, dalam serangan terhadap tiang telekomunikasi di dekat Garissa.

Al-Shabab dikabarkan mengeluarkan pernyataan pada Januari bahwa mereka memberikan peringatan Kenya 'tidak akan pernah aman'. Mereka juga mengancam wisatawan dan kepentingan AS di negara itu.

Kelompok itu meminta Kenya menarik pasukan mereka dari Somalia. Diketahui, Kenya telah mengirim pasukan ke Somalia sejak 2011 sebagai misi penjaga perdamaian Uni Afrika yang berperang melawan Al-Shabab. Mereka pun telah menyaksikan serangan pembalasan yang sadis terhadap pasukannya di Somalia dan warga sipil di Kenya. (*)

 Sumber : Detik /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 09 Februari 2020 - 00:47:26 WIB

    Tentara Thailand Lakukan Penembakan Massal, 17 Tewas

    Tentara Thailand Lakukan Penembakan Massal, 17 Tewas JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Penembakan massal terjadi pada beberapa lokasi di Kota Korat, Thailand. Penembakan massal ini dilakukan seorang tentara Thailand..
  • Sabtu, 08 Februari 2020 - 22:45:17 WIB

    Sadis Penembakan Brutal di Mal, 10 Orang Tewas

    Sadis Penembakan Brutal di Mal, 10 Orang Tewas JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Penembakan brutal terjadi di Mal Terminal 21 Thailand, waktu setempat. Pelakunya diketahui merupakan seorang tentara aktif. Akibat peristiwa ini dilaporkan 10 orang tewas di lokasi..
  • Sabtu, 11 Januari 2020 - 14:04:00 WIB

    Lagi, Anggota Polisi Korban Penembakan di Papua

    Lagi, Anggota Polisi Korban Penembakan di Papua JAKARTA,HARIANHALUAN.COM--Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan seorang polisi  yang menjaga pos  kawasan Bandara Kenyam, Nduga, Papua, ditembak kelompok bersenjata, Sabtu (11/1)..
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 14:55:06 WIB

    Empat Tersangka Penembakan Diancam Pasal Berlapis

    Empat Tersangka Penembakan Diancam Pasal Berlapis PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Empat tersangka penembakan yang diamankan polisi di Lubuk Basuang, Kabupaten Agam terancam dikenakan pasal berlapis. .
  • Senin, 23 Desember 2019 - 11:35:55 WIB

    Polisi Buru Pelaku Penembakan Pedagang Kopi di Padalarang

    Polisi Buru Pelaku Penembakan Pedagang Kopi di Padalarang BANDUNG, HARIANHALUAN.COM - Kepolisian membentuk tim gabungan untuk menyelidiki insiden penembakan terhadap Agus Sumpena (50), seorang pedagang kopi asongan di dekat Gerbang Tol Padalarang, Jawa Barat, Jumat (20/12). Agus men.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM