Cegah Penularan Virus Corona, Resto di Hong Kong Pasang Sekat Kaca 


Kamis, 20 Februari 2020 - 23:39:32 WIB
Cegah Penularan Virus Corona, Resto di Hong Kong Pasang Sekat Kaca  Ilustrasi Mariana Bazo/Reuter

HONG KONG,HARIANHALUAN.COM-Beberapa restoran  di Hong Kong mengantisipasi penyebaran virus corona dengan memasang sekat kaca di setiap meja,  agar tamu restoran tak saling menularkan virus corona terutama yang satu meja.

Sampai saat ini sekurangnya ada 65 kasus virus corona di Hong Hong yang sudah terkonfirmasi. Hal ini membuat banyak orang melakukan pencegahan sebisa mungkin agar virus corona tidak semakin menyebar.

Laporan SCMP (20/02), banyak restoran di Hong Kong yang mulai memasang sekat kaca di setiap meja untuk kenyamanan para pengunjung. Sekat kaca ini berukuran cukup tinggi, dipasang untuk pengunjung yang berbagi tempat duduk bersama.

Salah satunya ada restoran Cha Chaan Teng di Tai Kok Tsui yang semua mejanya sudah dipasang sekat kaca. Pengunjung masih bisa berbicara ke satu sama lain karena sekat kaca ini transparan.

Dengan hadirnya sekat kaca dan pengawas kesehatan, para pemilik restoran berharap dapat menarik kembali para pengunjung ke restoran mereka.

"Fokus kami adalah mencegah serta melawan penyebaran virus ini. Sekat kaca ini setidaknya bisa memberikan rasa aman kepada pengunjung," jelas perwakilan dari Cha Chaan Teng.

Ketakutan orang-orang makan di restoran semakin parah setelah kasus satu keluarga terinfeksi virus corona usai makan hot pot bersama.

"Saya rasa ini untuk keselamatan banyak orang. Karena kita tahu minggu lalu banyak orang yang terjangkit virus corona karena makan hot pot bersama-sama. Jadi sekat kaca ini membuat orang merasa lebih aman," tutur salah satu pengunjung restoran.

Selain restoran Cha Chaan Teng saja. Semua restoran hot pot dan shabu-shabu yang dikelola LH Group di Hong Kong juga melakukan hal sama. Pihak restoran meningkatkan kebersihan dengan mewajibkan setiap pelayan mencuci tangan mereka satu jam sekali. Lalu mengecek suhu badan para pengunjung dan pegawai lainnya.

"Kami juga memasang sekat di antara meja untuk keselamatan. Selain itu untuk mendorong para pengunjung makan ke restoran ini dengan orang-orang terdekat saja bukan untuk bersosialisasi," jelas perwakilan LH Group.

Ada juga Times Cafe yang menyewa 'Hygiene Amabasdor' atau pengawas kesehatan. Pengawas kesehatan ini bertugas mengecek setiap suhu tubuh para pengunjung dan pelayan. Lalu memastikan para pelayan membersihkan setiap sudut ruangan di restoran.

"Kami melakukan ini semua untuk memberikan rasa aman kepada para pengunjung yang akan makan di sini," pungkas Marie Yau selaku pengawas kesehatan di Times Cafe.

Sejak pertengahan tahun 2019  banyak restoran di Hong Kong yang mengalami kerugian karena demo berkepanjangan. Dilanjutkan dengan virus corona yang membuat industri makanan di Hong Kong mengalami banyak kerugian.

 Sumber : CNBCIndonesia.com /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 30 November 2019 - 19:12:34 WIB

    Wah Mantap..! Sulut Punya Jurus Jitu Cegah Turis China Merusak Terumbu Karang

    Wah Mantap..! Sulut  Punya Jurus Jitu  Cegah Turis China Merusak Terumbu Karang MANADO,HARIANHALUAN.COM-Pemprov Sulawesi Utara (Sulut),ternyata punya jurus jitu menghadapi turis China yang dinilai kerap bikin masalah, dari vandalisme sampai merusak lingkungan. .
  • Kamis, 30 Juni 2016 - 05:34:38 WIB

    Imigrasi Cegah Dampak Negatif Kunjungan Orang Asing

    Imigrasi Cegah Dampak Negatif Kunjungan Orang Asing BINTAN, HALUAN — Dalam upaya mencegah serta meng­eliminasi dampak negatif seiring meningkatkannya orang asing yang datang ke Indonesia khu­susnya di Kabupaten Bintan. Kantor Imigrasi Klas II Tanjung­uban membentuk sekali.
  • Sabtu, 07 Mei 2016 - 06:26:33 WIB
    Norwegia Bantu 1 Miliar Dolar

    Riau Kembali Jadi Contoh Pencegahan Karhutla

    Riau Kembali Jadi Contoh Pencegahan Karhutla PEKANBARU, HALUAN — Provinsi Riau kembali men­jadi percontohan dalam hal pencegahan kebakaran hu­tan dan lahan (Karhutla), bagi daerah lain di Tanah Air. Setelah Kabupaten Meranti menjadi percon­tohan dalam hal restorasi.
  • Selasa, 12 Januari 2016 - 02:06:42 WIB

    Pencegahan Karhutla Hanya Dianggarkan Rp 27 Miliar

    PEKANBARU , HALUAN — Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman mengatakan, total anggaran untuk antisipasi malapetaka Kebakaran Hutan dan Lahan yang dianggarkan dalam APBD Riau tahun 2016 hanya sebesar Rp 27 miliar. .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM