Hal Ini Perlu Dilakukan Orang Tua untuk Menjaga Si Kecil dari Wabah Corona


Jumat, 21 Februari 2020 - 06:12:35 WIB
Hal Ini Perlu Dilakukan Orang Tua untuk Menjaga Si Kecil dari Wabah Corona Ilustrasi: Wabah virus corona memunculkan kepanikan. Sekalipun begitu, orang tua perlu memastikan bahwa anak-anak harus merasa aman dan tenang. (Foto: RICKY PRAKOSO / AFP)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kondisi darurat kesehatan akibat wabah virus corona jenis baru atau Covid-19 tak ayal memunculkan kepanikan. Sebagian besar masyarakat bertanya-tanya soal penyebaran juga penularan virus yang mulanya ditemukan di Wuhan, China tersebut. Ketidaktahuan bisa membuka kemungkinan penanganan yang tidak tepat dan cenderung tak jernih.

Banyak orang mulai panik dengan beberapa kasus yang mencuat. Alhasil pelbagai inisiatif penanganan mandiri pun muncul, tak jarang pula ada yang termakan informasi salah atau bahkan mengarah ke diskriminasi ras.

Reaksi semacam itu takkan membantu siapapun, apalagi mengubah kondisi menjadi lebih baik. Terutama bagi anak-anak. Oleh karena itu, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua untuk membantu anak-anak memahami soal virus corona tanpa membuat mereka takut.

1. Jaga kesehatan

Yang pasti, hal pertama adalah menjaga kesehatan. Anda yang paling tahu kebutuhan anak, misalnya dengan memastikan istirahat mereka cukup, memprioritaskan perilaku hidup bersih dan sehat, serta mengikuti anjuran langkah-langkah dari Pusat pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Pastikan anak-anak mengonsumsi makanan sehat, berolahraga, cukup tidur, dan hal-hal dasar dalam menjaga imunitas tubuh. Jika Anda mulai stress, temukan cara untuk mengelola perasaan.

2. Pastikan informasi yang benar

Sebelum mulai membahas tentang virus corona jenis baru ini, pastikan Anda memiliki amunisi informasi yang akurat dari sumber yang tepercaya. Misalnya dari lembaga kesehatan pemerintah, Badan Kesehatan Dunia (WHO) atau berita yang kredibel.

Hal tersebut penting karena anak-anak Anda kemungkinan bakal mengajukan pelbagai pertanyaan spontan. Semakin siap Anda maka semakin mudah pula Anda menjawab.

3. Katakan yang sebenarnya

Kondisi ini tentu saja bergantung usia anak Anda. Tetapi jika mereka sudah di usia sekolah, pastilah sudah mendengar tentang virus corona itu dari lingkungan sekolahnya. Yang perlu Anda lakukan adalah memastikan anak-anak memperoleh informasi yang akurat. Jangan biarkan mereka terperangkap desas-desus atau disinformasi dari kawan sekelas.

Untuk memastikan ini, bisa dimulai dengan bertanya kepada anak Anda tentang apa saja yang sudah didengar di sekolah. Dan, perbaiki atau koreksi jika ada informasi yang menurut Anda keliru.

Selain memastikan akurasi, informasi juga perlu Anda sampaikan dengan sederhana dan jelas. Sesuaikan penjelasan detail dengan usia anak. Karena ini juga akan menentukan cara mereka memahami dan merespons kasus corona.

4. Pastikan anak-anak mengerti ini bukan soal ras

Beri penjelasan kepada anak Anda bahwa meskipun virus ini berasal dari China, tapi siapapun bisa terkena dan tertular. Karena ini berkaitan dengan kesehatan dan daya tahan tubuh. Maka, tekankan bahwa tak perlu memperlakukan orang tertentu secara berbeda.

Misalnya, jika ada teman berketurunan Tionghoa, beri pemahaman bahwa tetap boleh bermain dengan mereka dan pastikan anak Anda tak melakukan perundungan. Atau jika menemukan ada perundungan atau bullying maka beri tahu orang dewasa di sekitar mereka.

5. Tumbuhkan rasa nyaman dan tenang

Tugas Anda sebagai orang tua adalah merawat anak, karena itu pastikan mengurus mereka dengan sungguh-sungguh. Robin Gurwitch dari Duke University Medical Center mengatakan salah satu cara efektif menekan rasa takut anak adalah dengan menawarkan kepastian jaminan kesehatan. Jelaskan pada Anak bahwa Anda akan melakukan apapun untuk menjaga kesehatan keluarga.

6. Ingatkan soal pencegahan

Jangan ragu untuk menasihati anak atau berulang kali mengingatkan soal penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Contohnya, ingatkan anak untuk mencuci tangan dengan air bersih dan sabun antiseptik secara teratur. Beri tahu juga kepada mereka untuk tidak terlalu dekat dengan orang yang sedang sakit. (*)

 Sumber : CNN /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 14:30:16 WIB

    Perhatikan Hal Ini saat Pakai Hand Sanitizer, Jangan Dekat Api!

    Perhatikan Hal Ini saat Pakai Hand Sanitizer, Jangan Dekat Api! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Penggunaan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer marak digunakan setelah wabah virus corona merebak. Masyarakat diimbau menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun.
  • Rabu, 18 Maret 2020 - 17:38:18 WIB

    Yuk Intip Koleksi Mobil Mewah Menkes RI, Paling Mahal Rp1,25 Miliar

    Yuk Intip Koleksi Mobil Mewah Menkes RI, Paling Mahal Rp1,25 Miliar JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Kesehatan menjadi sosok yang kerap mendapatkan kritik dari sejumlah pihak. Seperti saat ia memberikan buah tangan jamu yang disebut dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada 3 pasien perta.
  • Senin, 09 Maret 2020 - 14:46:35 WIB

    Mayoritas Perempuan Tak Suka Bercanda soal Hal Satu Ini

    Mayoritas Perempuan Tak Suka Bercanda soal Hal Satu Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ada baiknya Anda memikirkan 'materi' lain dan tak perlu lagi menjadikan seksualitas sebagai bahan bercandaan. Sebab fakta menunjukkan, mayoritas perempuan di seluruh dunia tak suka bercanda soal se.
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 05:07:40 WIB

    7 Hal Ini Harus Dilakukan Usai Bertengkar dengan Pasangan

    7 Hal Ini Harus Dilakukan Usai Bertengkar dengan Pasangan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Ada yang bilang rumah tangga tak akan selamanya 'adem ayem'. Pertengkaran bisa dipastikan jadi warna tersendiri. Maklum, mencocokkan isi dua kepala bukan sekadar dengan mantra 'abrakadabra'..
  • Ahad, 16 Februari 2020 - 09:02:03 WIB

    Waspada Skullbreaker Challenge, Orang Tua-Guru Jangan Sampai Lengah Awasi Anak

    Waspada Skullbreaker Challenge, Orang Tua-Guru Jangan Sampai Lengah Awasi Anak JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat bicara terkait tantangan 'skullbreaker challenge' yang ramai di media sosial. Ketua KPAI Susanto mengatakan hal itu berbahaya dan meminta para ora.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM