Tragedi Susur Sungai, Tinggal Lima Siswa Belum Ditemukan


Sabtu, 22 Februari 2020 - 00:36:34 WIB
Tragedi Susur Sungai, Tinggal Lima Siswa Belum Ditemukan Petugas BPBD DIY saat mengevakuasi salah satu korban di Sungai Sempor, Dukuh, Donokerto, Turi, Sleman, DIY. Foto/@TRCBPBDDIY

SLEMAN, HARIANHALUAN.COM-Tinggal  lima siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman yang belum ditemukan hingga Jumat (21/2/2020) malam, setelah  terseret arus Sungai Sempor saat kegiatan susur sungai di Dukuh, Desa Donokerto, Kabupaten Sleman.

Tim SAR gabungan masih berupaya mencari keberadaan para korban dengan menyusuri sepanjang aliran sungai tersebut.

"Saat ini lebih dari 180 personel dari personel gabungan masih melakukan pencarian lima siswa yang masih harus dikonfirmasi keberadaannya," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman Joko Supriyanto di Sleman, Jumat malam.

Menurut dia, personel gabungan menyusuri tepian sungai untuk mencari siswa yang masih hilang meskipun dalam kondisi hujan gerimis. "Sebanyak 239 murid yang selamat dari insiden telah terdata oleh pihak sekolah dan tim gabungan," katanya.


Dia mengatakan, jumlah siswa yang menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan air tersebut jadi enam orang. Mereka yakni Sofia Aulia, Kelas 8, warga Sumberejo, Arisma, Kelas 7 warga Ngentak Tepan, Nur Azizah, Kelas 8 warga Kembang Arum dan Latifa warga Kembang Arum.

"Sedangkan dua korban meninggal lainnya saat ini masih belum teridentifikasi," katanya.


Dia mengatakan, saat ini BPBD Kabupaten Sleman telah mendirikan pos komando di lokasi kejadian dan terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, dinas terkait, sukarelawan dan warga setempat.

Insiden tersebut bermula saat 250 murid SMP Negeri 1 Turi melakukan kegiatan Pramuka dengan menyusuri Sungai Sempor yang berada di Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Ketika melakukan penyusuran tersebut, arus air tiba-tiba deras dan volume air meningkat akibat kiriman dari hulu sungai.

Kepala Dukuh, Donokerto, Tartono kejadian siswa hanyut ini sekitar pukul 14.00 WIB. Warga baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 14.30 WIB setelah salah satu warga menyiarkan melalui speaker TOA masjid.

“Begitu mendengar informasi itu, warga langsung ke sungai untuk mencari siswa,” katanya.

Dia menuturkan, saat kejadian, kondisi air Sungai Sempor sebenarnya kecil. Di lokasi kejadian juga hanya hujan gerimis. Namun ada kiriman banjir dari utara yang diduga menyeret para siswa.

“Kalau dalamnya paling satu sampai satu setengah meter, kalau tidak banjir paling setengah meter,” ujarnya.(*)

 Sumber : iNews.id /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 10:25:16 WIB

    Tragedi Susur Sungai Sleman..!  Satu Siswa Ditemukan, Tiga Orang Lagi Masih Hilang

    Tragedi Susur Sungai Sleman..!  Satu Siswa Ditemukan, Tiga Orang Lagi Masih Hilang SLEMAN,HARIANHALUAN.COM-- Hingga  pagi ini  masih ada tiga orang siswa yang belum ditemukan pasca hanyut  dalam kegiatan pramuka Susur Sungai  Sempor Sleman sejak kemarin. Sementara Sabtu  dini hari, satu orang lagi s.
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 01:44:03 WIB

    Tragedi Susur Sungai, Pencarian 4 Siswa Dilanjutkan Sabtu Pagi

    Tragedi Susur Sungai, Pencarian 4 Siswa Dilanjutkan Sabtu Pagi SLEMAN.HARIANHALUAN.COM-Untuk sementara pencarian  empat siswa SMPN 1 Turi yang hilang di Sungai Sempor, Sleman dihentikan.Hingga Jumat malam ada enam korban yang meninggal dunia dan empat orang lagi belum terkonfirmasi..
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 01:07:46 WIB

    Tragedi Susur Sungai, Ini Identitas 6 Korban Meninggal

    Tragedi Susur Sungai, Ini Identitas 6 Korban Meninggal SLEMAN,HARIANHALUAN.COM- Enam siswa SMP Negeri 1 Turi, Kabupaten Sleman, meninggal dunia akibat terserat arus sungai saat mengikuti kegiatan Susur Sungai Sempor, Jumat (21/2/2020). Sementara korban yang belum ditemukan hing.
  • Sabtu, 12 Oktober 2019 - 23:52:29 WIB

    Pemuda Pessel Apresiasi Cara Wagub Menyikapi Tragedi Wamena

    Pemuda Pessel Apresiasi Cara Wagub Menyikapi Tragedi Wamena PESSEL, HARIANHALUAN.COM—Langkah sigap Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Nasrul Abit, menyikapi terkatung-katungnya nasib ratusan perantau asal Sumbar di Papua pascatragedi Wamena, menuai apresiasi dari banyak kalangan. Tak te.
  • Senin, 07 Oktober 2019 - 19:30:03 WIB

    Tragedi Mengerikan! Taksi Tabrak Sekelompok Massa Pengunjuk Rasa

    Tragedi Mengerikan! Taksi Tabrak Sekelompok Massa Pengunjuk Rasa HARIANHALUAN.COM – Tragedi mengerikan terjadi saat aksi massa di Hong Kong kemarin, Minggu (6/10). Demonstrasi yang dilakukan ribuan massa di jalanan setempat tiba-tiba ditabrak sebuah Taksi..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM