Hadapi Pilkada 2020, PDI Perjuangan Sumbar Siapkan Satgas Anti Hoax


Sabtu, 22 Februari 2020 - 17:53:10 WIB
Hadapi Pilkada 2020, PDI Perjuangan Sumbar Siapkan Satgas Anti Hoax Rakerda PDI Perjuangan di Hotel Mercure, Padang.

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Barat, Sabtu (22/2) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pertama tahun 2020 di Hotel Mercure Padang. Rakerda ini merupakan konsolidasi kader PDI Perjuangan se-Sumatera Barat dalam menghadapi Pilkada serentak 2020.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar, Alex Indra Lukman mengatakan, pihaknya akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Hoax dalam menghadapi Pilkada serentak tahun ini. Menurutnya, gempuran fitnah dan berita hoax yang berseliweran saat Pilpres dan Pileg 2019 lalu diprediksi terulang di Pilkada 2020 ini.

Baca Juga : Terjun ke Politik, Athari Gauthi Ardi: Ingin Kampung Seperti Jakarta

"Berita-berita hoax dan gempuran fitnah masih akan berlanjut pada Pilkada 2020 ini, sehingga kami sepakat membentuk Satgas Anti Hoax," kata Alex Indra Lukman saat menyampaikan sambutannya dalam pembukaan Rakerda PDI Perjuangan.

Menurut Alex, teknisnya nanti bisa jadi akan ada yang menindaklanjuti secara hukum, jika memang ditemukan berita hoax atau fitnah yang merugikan partainya atau calon kepala daerah yang diusungnya. "Teknisnya nanti bisa jadi akan ada yang melapor dan yang dilaporkan sesuai hukum," lengkapnya.

Baca Juga : Ada Gerakan Mau Kudeta Cak Imin dari Kursi Ketum PKB, Benarkah?

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Bidang Industri, Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial, Nusyirwan Sujono memberikan penegasan tentang ide Alex tersebut. Kata Nusyirwan, fitnah dan kampanye hitam, memang bukan cerminan perilaku kadernya.

"Apa yang disampaikan Alex adalah sebuah penegasan, bahwa memang kita di PDI Perjuangan tidak mengenal fitnah dan hoax, bahwa kita tidak diajarkan untuk berkampanye secara brutal dan tidak bermartabat, mencari kesalahan orang di medsos dan sebagainya. Yang pertama, kita memang tak ada karakter yang kedua tidak ada pelajaran untuk itu," kata Nusyirwan Sujono, mantan anggota Komisi X DPR RI itu.

Baca Juga : Survei IPO: AHY Masuk Lima Besar Tokoh Potensial di Pilpres 2024, Anies Teratas

Namun, Nusyirwan mengingatkan kadernya di daerah, jangan terlalu larut dengan kegagalan masa lalu, seperti yang dialamai PDI Perjuangan Sumbar pada Pilpres dan Pileg 2019. "Jangan terlalu larut, jangan terlalu lebai dengan kesedihan masa lalu. Kita mesti ingat bahwa kita punya kharakter khusus yang tak dimiliki partai lain. Ingat dulu kita 10 tahun dikucilkan dan berada diluar pemerintahan, tapi setalah itu, kita dua kali periode jadi pemenang Pemilu," jelasnya.

Acara Rakerda PDI Perjuangan ini mengundang seluruh kader dari Pimpinan Anak Cabang, Cabang dan seluruh Pengurus DPD PDI Perjuangan Sumbar. Selain itu, calon-calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada 2020 dan sudah mendaftar di partai Moncong Putih juga diundang menghadiri Rakerda ini. Seperti Mulyadi, Benny Utama, Hendra Irwan Rahim, Hendrajoni, Arival Boy juga sejumlah kader yang kembali maju menjadi calon kepala daerah seperti Sutan Rizka Tuanku Kerajaan dan Irfendi Arbi. (*)

Baca Juga : Pakar Analisis Ucapan Moeldoko 'Diperintah Jokowi': Tak Ubahnya Unjuk Kekuatan

Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]