Mendadak Meredup, Bintang Paling Terang Dipastikan Akan Meledak, Bagaimana Dampaknya


Ahad, 23 Februari 2020 - 06:23:07 WIB
Mendadak Meredup, Bintang Paling Terang Dipastikan Akan Meledak, Bagaimana Dampaknya Foto terkini bintang Betelgeuse. Foto: CNN

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Betelgeuse merupakan salah satubintang paling besar dan paling terang di langit malam. Ia menjadi pusat perhatian lantaran mendadak meredup dan setelah diamati, dipastikan Beteleguse akan meledak.

Betelgeuse yang tidak seterang biasanya bukanlah peristiwa biasa-biasa saja. Ia sudah mendekati fase mendekati akhir hidupnya, akan meledak dalam bencana besar di antariksa yang disebut sebagai supernova.

"Betelgeuse akhirnya akan meledak sebagai sebuah supernova, menghancurkan simpanan elemen-elemen beratnya ke galaksi kita, menyediakan material mentah untuk generasi bintang masa depan," sebut NASA, dikutip dari detik.com, Minggu (23/2/2020).

"Ledakan itu mungkin terjadi malam ini, atau ratusan ribu tahun lagi, atau mungkin saja sudah kejadian dan kita belum menyaksikanya. Terus lihatlah, kalian mungkin akan menyaksikan sinar pada momen Betelgeuse melemparkan dirinya kembali di antara bintang-bintang," tambah NASA.

Bintang raksasa ini dapat dilihat oleh mata telanjang dan terletak di konstelasi Orion. Biasanya, menurut kekuatan sinarnya, Betelgeuse merupakan bintang kesepuluh paling terang di langit malam. Namun karena meredup, peringkat itu terus turun.

Lalu seandainya terjadi ledakan, bagaimana dampaknya, terutama bagi planet ini? Dapat dipastikan ledakan dahsyat bintang itu takkan membahayakan Bumi karena letaknya yang sangat jauh.

Ketika Betelgeuse meledak, planet Bumi kita terlalu jauh bagi ledakan ini untuk menimbulkan kerusakan, apalagi merusak kehidupan di Bumi.

"Ahli astrofisika menyebutkan kita harus berada dalam jarak 50 tahu cahaya dari supernova yang dapat meruak, Betelgeuse hampir 10 kali lipat jaraknya," tulis Earthsky.

Betelgeuse lokasinya antara 520 sampai 650 tahun cahaya dari Bumi. Jarak itu terhitung sangat dekat untuk ukuran luar angkasa, tapi juga sangat jauh.

Saat supernova terjadi, Betelgeuse akan terlihat sama terang seperti Bulan purnama dan akan tetap seperti itu selama beberapa minggu sebelum meredup. Mata manusia dapat melihatnya setidaknya selama 6 bulan.

"Ketika itu terjadi, Betelgeuse akan tambah sangat terang, mungkin untuk berminggu-minggu atau bulanan, barangkali seterang bulan purnama dan tampak pada siang hari bolong," tambah EarthSky.

Namun karena prediksi rentang waktunya berjarak sangat jauh, cukup kecil kemungkinannya Betelgeuse meledak dalam waktu dekat.

"Seperti semua bintang merah super raksasa, Betelgeuse suatu hari akan menjadi supernova, namun astronomer memperkirakan tidak terjadi untuk saat ini," sebut European Southern Observatory (ESO).

Foto teranyar Betelgeuse diambil European Southern Observatory's Very Large Telescope. Saat ini, sinar bintang ini hanya 36% dari normal. (*)

 Sumber : Detik /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM