Pramuka Jelajahi Kota Pusaka Bersejarah Ombilin Minning Coal Heritage of Sawahlunto


Ahad, 23 Februari 2020 - 11:52:03 WIB
Pramuka Jelajahi Kota Pusaka Bersejarah Ombilin Minning Coal Heritage of Sawahlunto Salah satu aktivitas Pramuka dalam Jelajah Kota Pusaka Bersejarah, peserta juga harus ikut lomba swafoto dan di upload ke mesia sosial, Minggu (23/2/2020). Foto/Riki Yuherman

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM -- Kembali, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 11 Sawahlunto melakukan jelajah kota pusaka bersejarah. Gelaran tahun ke XI itu dilaksanakan, Minggu 23 Februari 2020. Istimewanya, JKPB ini kembali menikutsertakan adik adik Pramuka berkebutuhan kgusus (penyandang disabilitas) start dan finish di Lapangan Segi Tiga Ombilin.

Adapun JKPB, segenap anggita Pramuka diajak menggali sejarah kota melalui aktivitas penjelajahan dengan mengunjungi museum - museum yang ada di Sawahlunto, yakni Museum Tambang Ombilin, Museum Seni, Museum Lubang Mbah Suro dan Info Box, Museum Goedang Ransoem, Museum Kereta Api, Masjid Agung Nurul Islam serta beberapa lokasi seperti Tugu Koncek dan bangunan Kota Tua lainnya.

"Berpramuka, berwisata dan berlomba serta aksi bersih pungut sampah memeriahkan hari bapak Pandu Se -Dunia (Lord Baden Powell day) dengan hadiah istimewa," ujar sekretaris Kwarcab Pramuka Sawahlunto, Agustin.

Agustin menyebutkan kegiatan yang memasuki tahun ke 11 diikuti 380 anggota dari 22 regu penggalang dan 14 sangga penegak serta gugus depan pramuka berkebutuhan khusus. Dalam JKPB juga diisi dengan lomba swafoto yang mesti dibagikan ke akun media sosial instagram. Khusus pramuka penegak juga akan diadakan lomba membuat video pendek.

Ketua Pelaksana, Refjon menambahkan, adapun kegiatan bersifat penjelajahan kota pusaka bersejarah itu meliputi materi permainan besar Pramuka, permainan out door aktivity, melacak tanda jejak, sandi - sandi Pramuka dan smaphore.

"Pemecahan materi bisa dilakukan seiring dimulainya penjelajahan dan masuk museum, dikarenakan petunjuk pemecahannya ada diseoanjangrute yang dilalui," katanya.

Refjon mengungkapkan, sepanjang perjalanan, peserta wajib melakukan operasi semut, yakni membersihkan sampah yang ditemui. Harapannya melalui kegiatan ini, Pramuka turut andil melestarikan kota warisan dunia UNESCO Ombilin Coal Minning Heritage of Sawahlunto. (*)

Reporter : Riki Yuherman | Editor : Milna
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]