Dirikan LPH, Politeknik ATI Padang Siapkan 3 Calon Auditor Halal


Ahad, 23 Februari 2020 - 18:02:52 WIB
Dirikan LPH, Politeknik ATI Padang Siapkan 3 Calon Auditor Halal Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Politeknik ATI Padang sudah mempersiapkan 3 (tiga) auditor halal. Hal ini sebagai upaya mendirikan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) sebagai salah satu wujud usaha membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya produk halal.

Direktur Politeknik ATI Padang, Dr. Ester Edward, M.Pd mengatakan bahwa saat ini calon auditor halal tengah dilatih. Dalam beberapa bulan ke depan mereka akan melalui uji kompentensi. Setelah lulus uji kompetensi, calon akan mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai Auditor Halal.

"Kalau calon auditor sudah mendapatkan sertifikat kompetensi berarti Politeknik ATI Padang sudah mendapatkan syarat minimal untuk mendirikan Lembaga Pemeriksa Halal," sebut Ester Edward saat ditemui Harianhaluan.com, baru-baru ini.

Ester Edward menjelaskan, pelatihan calon auditor tersebut dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Para calon auditor ini dilatih tentang cara menganalisis dan mengenali untuk mengetahui kehalalan sebuah produk.

"Jadi nanti juga ada uji kompetensinya," sebut Ester Edward.

Sebetulnya di Politeknik ATI Padang, sebut Ester Edwars, para dosen sudah memulai penelitian untuk mendeteksi kehalalan sebuah produk dengan menggunakan media handphone (hp). Setelah itu hasil penelitiannya akan di share.

"Itu salah satu usaha kita, dan kita juga mendorong kementerian-kementerian berikutnya melakukan penelitian. Jadi halal center itu bisa juga kita dirikan di Politeknik Negeri Padang," sebut Ester Edward.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sumbar mengatakan, halal sudah menjadi kebutuhan bangsa, bahkan menjadi kebutuhan dunia. Karena ketika seseorang ingin belanja pertama kali yang dipertanyakan adalah kehalalan sebuah produk.

"Apalagi bagi kita seorang muslim dan dituntut oleh agama untuk memakan, meminum, memakai hal-hal yang halal. Karena halal menentukan nasib kita dunia dan akhirat," ujar Hendri.

Hendri bersyukur kepada pemerintah sudah membentuk BPJPH dan melahirkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang mulai berlaku pada tanggal 17 Oktober 2019 silam.

"Artinya makanan, minuman di Indonesia harus berbentuk dalam produk halal. Ini sebuah doktrin agama kita dan tidak bisa kita elakan, itu juga komitmen dalam kehidupan beragama," tukasnya. (*)

 Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]